RUANG.NEWS MAKASSAR — PSM Makassar menghadapi laga krusial saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-29 Super League. Pertandingan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Kamis (23/4).
Tim berjuluk Pasukan Ramang itu wajib meraih kemenangan untuk keluar dari tekanan setelah serangkaian hasil kurang memuaskan. Laga ini tidak sekadar soal tiga poin, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memutus tren negatif atas Persik.
Dalam lima pertemuan terakhir, PSM belum pernah menang. Empat laga berakhir imbang, sementara satu pertandingan lainnya berujung kekalahan.
Terakhir kali PSM mengalahkan Persik terjadi pada 9 Februari 2023, saat mereka menang tipis 2-1 di kandang sendiri pada musim 2022/2023.
Kondisi tersebut membuat duel di Parepare menjadi titik balik yang sangat dinantikan. Selain memperbaiki posisi di klasemen, kemenangan juga dapat mengangkat kembali kepercayaan diri pemain.
Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, mengakui timnya tengah berada dalam situasi sulit. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim tetap bertekad bangkit.
“Kami terus berupaya keluar dari masa sulit ini. Evaluasi kami lakukan secara menyeluruh, dan kami dorong pemain agar tampil lebih baik dengan daya juang tinggi,” ujarnya.
Ia juga menyatakan siap mengambil tanggung jawab lebih besar, termasuk membangun komunikasi intens dengan pemain demi mempercepat proses adaptasi dan peningkatan performa tim.
“Saya siap bertanggung jawab. Kami akan terus beradaptasi, melakukan evaluasi, dan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan ini,” tambahnya.
Di sisi lain, dukungan suporter tetap mengalir meski tim sedang tertekan. Salah satu suporter, Alamsyah Herman, mengaku kecewa dengan hasil sebelumnya, tetapi tetap memberikan dukungan penuh.
“Kami tetap mendukung karena cinta PSM. Namun, kami berharap ada pembenahan di internal tim agar tidak menyesal di akhir musim,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan status tuan rumah.
“Ini laga kandang, harus dimaksimalkan. Semoga PSM bisa meraih kemenangan,” ujarnya.(**)






