RUANG.NEWS PALOPO – Pemerintah Kota Palopo kembali menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum merealisasikan program rehabilitasi jaringan air baku Battang Bambalu dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp23,99 miliar.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan distribusi air bersih yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun akibat kebocoran jaringan pipa.
Wali Kota Palopo, Naili Trisal, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menyangkut pelayanan dasar masyarakat. Kami terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar persoalan air bersih dapat ditangani secara nyata,” ujarnya.
Dalam proyek tersebut, pemerintah akan merehabilitasi jaringan pipa PVC sepanjang sekitar 3,5 kilometer guna meningkatkan keandalan distribusi air bersih di Palopo.
Apresiasi Andi Iwan Darmawan Aras
Naili juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras atas dukungan terhadap penguatan infrastruktur dasar di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
“Dukungan ini sangat berarti, khususnya untuk memperkuat layanan air bersih bagi warga Palopo,” katanya.
Melalui rehabilitasi ini, pemerintah menargetkan penurunan tingkat kebocoran jaringan, peningkatan efisiensi distribusi, serta perluasan jangkauan layanan air bersih.
Pemerintah Kota Palopo juga memastikan akan mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(**)






