RUANG.NEWS MAKASSAR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Makassar berlangsung meriah di Ultra Padel, kawasan Centre Point of Indonesia (CPI), Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan kombinasi unik antara sportivitas, aksi kemanusiaan, dan kerukunan lintas partai politik.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, membuka acara secara resmi.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, Andi Ridwan Wittiri, kemudian memimpin seremoni pemotongan tumpeng sebagai simbol perayaan.
Politik Sejuk, Lintas Partai Hadir
Nuansa merah memang mendominasi kegiatan ini. Namun, BMI Makassar menunjukkan komitmennya terhadap netralitas politik.
Sejumlah politisi muda dari partai lain turut hadir dan berbaur dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya, Trisula dari Partai Demokrat dan Odika dari Partai NasDem ikut meramaikan turnamen.
Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa generasi muda mampu membangun hubungan yang cair dan kolaboratif di tengah perbedaan politik.
Andi Suhada mengapresiasi partisipasi lintas partai tersebut.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa politik tidak selalu identik dengan persaingan.
“BMI telah menunjukkan kematangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa politik juga bisa menjadi ruang kolaborasi. Kehadiran teman-teman dari partai lain menunjukkan hubungan anak muda di Makassar tetap sejuk dan terbuka,” ujarnya.
Inklusif, Libatkan Berbagai Elemen
Sekitar 100 peserta mengikuti rangkaian kegiatan HUT BMI Makassar.
Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota dewan, pengurus partai, aktivis KNPI, lembaga swadaya masyarakat, hingga komunitas olahraga padel.
Ketua DPC BMI Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, menegaskan bahwa kegiatan ini mengusung tiga pilar utama, yaitu sportivitas, solidaritas, dan netralitas.
Menurutnya, BMI menggelar turnamen padel edisi kedua dengan total hadiah jutaan rupiah untuk mendorong kompetisi sehat.
Selain itu, BMI juga mengadakan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kami menegaskan bahwa ini adalah zona netral. Kami mengundang berbagai pihak, termasuk dari Demokrat, NasDem, dan organisasi kepemudaan, karena kami ingin membangun Makassar bersama. BMI hadir sebagai jembatan kolaborasi,” kata Tenri.
Dorong Peran Anak Muda
Andi Ridwan Wittiri berharap BMI terus berperan aktif merangkul generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, melalui kegiatan positif.
“Anak muda harus sehat dan peduli. Turnamen padel dan donor darah menjadi kombinasi ideal antara menjaga kebugaran fisik dan meningkatkan kepedulian sosial. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengelola perbedaan politik menjadi energi positif melalui sportivitas dan aksi sosial.(**)








