RUANG.NEWS WAJO – Perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Wajo akhirnya mulai berjalan setelah lama dikeluhkan masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengerjakan proyek tersebut melalui skema Multiyears Contract (MYC).
Beberapa ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan antara lain Batas Soppeng–Ulugalung, Impa-Impa–Anabenua, Anabenua–Malangke, poros Doping–Atapange, serta Solo–Peneki–Kulampu.
Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses pengerjaan proyek tersebut agar berjalan sesuai standar.
Ia menyampaikan ajakan tersebut saat melakukan kunjungan pengawasan di Kelurahan Tolotenreng, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Senin (28/4/2026).
“Kita harus memastikan pembangunan infrastruktur tidak dikerjakan asal-asalan. Semua pihak, termasuk masyarakat, perlu terlibat agar hasilnya berkualitas,” kata Sultan Tajang.
Legislator dari Partai Gerindra itu menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas proyek pembangunan.
Menurutnya, sejak dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, ia terus mendorong perbaikan jalan rusak di daerah pemilihannya, termasuk wilayah Wajo dan Soppeng.
Upaya tersebut kini mulai membuahkan hasil dengan dimulainya pengerjaan sejumlah ruas jalan strategis.
“Saya berharap masyarakat ikut mengawal pekerjaan ini. Setelah selesai, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Sultan Tajang, yang akrab disapa Icul, menambahkan bahwa pengawasan bersama dapat mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.
Dalam kunjungan pengawasan ini, turut hadir Sekretaris Komisi lll DPRD Kabupaten Wajo Feri Saputra Santu dari Fraksi Partai Gerindra, Dapil Pammana-Sabbangparu.(**)







