RUANG.News, MAKASSAR – Beredar di media sosial (medsos) flyer yang bertuliskan “Politeknik Unhas Rawan Predator Kampus”. Pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) pun buka suara terkait hal tersebut.
Kabid Humas Unhas, Ishaq Rahman, menegaskan bahwa saat ini Unhas sudah tidak memiliki Politeknik.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 1990-an memang ada Politeknik Pertanian Unhas dan Politeknik Teknologi Unhas. Namun, saat ini keduanya sudah mandiri dan tidak lagi menjadi bagian Unhas.
“Politeknik Pertanian Unhas sudah menjadi Politani Pangkep sejak tahun 1997 (SK Mendikbud No. 083/O/1997),” terang Ishaq, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Ruang.News, Sabtu (9/5/2026).
“Sedangkan Politeknik Teknologi Unhas menjadi Politeknik Ujungpandang sejak 2002 (SK Mendiknas No. 128/O/2002),” tambahnya.

Menurut Ishaq, informasi yang dimuat pada flayer bertuliskan “Politeknik Unhas Rawan Predator Kampus”, yang beredar di medsos itu kemungkinan merujuk pada kasus yang saat ini sedang terjadi di Politeknik Ujungpandang (PNUP), sebagaimana diberitakan pada beberapa media.
Pihaknya pun menduga, pembuat dan penyebar flyer tersebut kemungkinan memiliki motif tertentu.
“Ada nuansa disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) kepada Unhas. Ini terlihat dari penulisan UNHAS yang dibuat menyolok (eye catching), dan tidak adanya identitas dari pihak pembuat flyer,” ujarnya.
“Sehubungan hal tersebut, kami berharap agar publik lebih teliti dan kritis dalam menanggapi dan turut menyebarkan setiap konten yang berpotensi mengandung DFK,” pungkas Ishaq. (rdn)










