Menu ✖

Metro

KNPI Makassar Tolak Kedatangan Sutradara “Pesta Babi”, Soroti Potensi Perpecahan Pemuda

badge-check

Player Penolakan Kedatangan Sutradara Film dokumenter Pesta Babi di Makassar. (Foto: Istimewa) Perbesar

Player Penolakan Kedatangan Sutradara Film dokumenter Pesta Babi di Makassar. (Foto: Istimewa)

RUANG.NEWS, Makassar — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar menyatakan penolakan terhadap rencana kedatangan sutradara film dokumenter Pesta Babi, Dandhy Laksono, ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Penolakan itu disampaikan Bidang Pertahanan dan Ideologi Pemuda KNPI Makassar dengan alasan menjaga kondusivitas sosial di tengah polemik yang berkembang terkait film tersebut.

Ketua Bidang Pertahanan dan Ideologi Pemuda DPD KNPI Makassar, Irwan Abbas, menilai film Pesta Babi berpotensi memicu polarisasi dan perpecahan opini di kalangan masyarakat, khususnya pemuda.

“Kami mencermati film ini dapat memunculkan perdebatan yang tidak produktif dan berisiko menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi berbagai tantangan geopolitik dan sosial, kami menilai masyarakat tidak membutuhkan tontonan yang dapat memancing sentimen antarkelompok,” ujar Irwan Abbas dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, stabilitas sosial dan persatuan di kalangan generasi muda harus menjadi prioritas utama. KNPI Makassar juga mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi narasi yang berpotensi memperkeruh suasana.

Senada dengan itu, Sekretaris Bidang Pertahanan dan Ideologi Pemuda KNPI Makassar, Akhmad Kurnia, mengatakan polemik yang muncul di sejumlah daerah menjadi alasan pihaknya mengambil sikap tegas.

Ia menyinggung sejumlah kegiatan nonton bareng (nobar) film Pesta Babi di beberapa daerah yang menuai kontroversi hingga berujung pembubaran.

“Di beberapa daerah, pemutaran film ini sudah memicu protes dan kegaduhan. Kami tidak ingin situasi serupa terjadi di Makassar. Pemuda harus menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan kenyamanan kota ini,” tegas Akhmad.

Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono diketahui mengangkat isu masyarakat adat Papua dan proyek strategis nasional di Papua Selatan. Film tersebut belakangan ramai diperbincangkan setelah sejumlah agenda nobar di beberapa daerah dibubarkan karena dinilai berpotensi memicu gesekan sosial.

Di Makassar sendiri, pemutaran film tersebut sempat digelar oleh sejumlah komunitas dan organisasi masyarakat sipil.

KNPI Makassar menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tetap harus menghormati nilai persatuan dan menjaga harmoni sosial. Organisasi kepemudaan itu juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk lebih mengedepankan dialog yang konstruktif serta fokus pada kolaborasi membangun daerah.

“Budaya masyarakat Makassar menjunjung tinggi nilai Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menghadirkan narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat,” tegasnya. (**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Munafri Harap Sinergi Terus Terjaga

10 Okt 2026 - 14:44 WITA

Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Munafri Harap Sinergi Terus Terjaga

BPBD Makassar Kerahkan 25 Mobil Tangki, 98 Ribu Warga di 9 Kecamatan Terlayani Air Bersih

9 Okt 2026 - 21:21 WITA

BPBD Makassar Kerahkan 25 Mobil Tangki, 98 Ribu Warga di 9 Kecamatan Terlayani Air Bersih

Gunung Sari Tembus Penjaringan Kelurahan Berprestasi Nasional, RW 006: Jangan Kendor!

9 Okt 2026 - 16:47 WITA

Gunung Sari Tembus Penjaringan Kelurahan Berprestasi Nasional, RW 006: Jangan Kendor!

Filosofi Pappaseng, Petuah Leluhur dan Kearifan Lokal Berpadu dalam Logo HUT ke-419 Makassar

9 Okt 2026 - 14:21 WITA

Filosofi Pappaseng, Petuah Leluhur dan Kearifan Lokal Berpadu dalam Logo HUT ke-419 Makassar

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

8 Okt 2026 - 10:55 WITA

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja
Trending di Metro