RUANG.NEWS MAKASSAR – Plt Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menyerahkan sapi kurban dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada panitia kurban di Sekretariat Golkar Sulsel, Jalan Boto Lempangan, Makassar, Rabu (27/5/2026).
Rahman Pina mengatakan, penyerahan sapi kurban tersebut merupakan amanah langsung dari Ketua Umum Partai Golkar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Bapak Ketua Umum Dr. Bahlil Lahadalia menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada Panitia Kurban DPD Golkar Sulsel. Beliau berpesan agar daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ini bukti Golkar selalu hadir untuk rakyat,” ujar Rahman Pina.
Sapi kurban dari Bahlil Lahadalia menjadi bagian dari total enam ekor sapi kurban yang dihimpun DPD I Golkar Sulsel tahun ini.
Selain dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, hewan kurban juga berasal dari Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhidin M. Said, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid, Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, serta Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel.
“Dengan tambahan sapi kurban dari bapak ketua umum, total hewan kurban yang akan dipotong di DPD I Golkar Sulsel menjadi enam ekor,” kata Rahman.
Ketua Panitia Kurban, Lukman B. Kady, menerima langsung bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Golkar yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
“Berkat sumbangan dari ketua umum dan para kader, DPD Partai Golkar Sulsel kembali dapat berbagi daging kurban kepada masyarakat. Semoga seluruh amal ibadah dan pengorbanannya diterima Allah SWT,” ujar Lukman.
Lukman yang didampingi Sekretaris Panitia Kurban Japry Yacob Timbo dan Nasruddin Upel memastikan panitia akan menyalurkan seluruh daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Kami memastikan daging kurban tersalurkan dengan baik dan dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan,” tegas Ketua Fraksi Golkar Sulsel tersebut.(**)







