RUANG.NEWS MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Rappocini dan Kelurahan Tidung bergerak cepat menindaklanjuti aduan warga terkait tumpukan sampah dan kondisi drainase di kawasan bawah Tol Layang AP Pettarani, tepatnya di depan Cafe Eksposed hingga sepanjang Ruko Pettarani Business Centre.
Kondisi kawasan tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah video dan foto tumpukan sampah beredar di media sosial pada Kamis (28/5/2026).
Sampah terlihat memenuhi saluran drainase dan area pedestrian sehingga mengganggu kenyamanan warga serta mencoreng estetika kota.
Merespons laporan tersebut, Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha bersama pihak kelurahan dan Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini langsung turun melakukan peninjauan dan pembersihan di lokasi, Jumat (29/5/2026).
“Begitu menerima laporan warga, kami langsung turun melakukan peninjauan lapangan bersama pihak kelurahan dan Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini,” ujar Yudistira.
Ia menjelaskan, kawasan bawah tol tersebut kerap menjadi lokasi berkumpul anak muda dan aktivitas pedagang kaki lima pada malam hari. Karena itu, kebersihan kawasan dan kelancaran drainase memerlukan perhatian khusus.
Petugas menemukan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, bungkus makanan, puntung rokok, hingga botol minuman bir yang berserakan di sekitar lokasi.
Menurut Yudistira, pihak kecamatan segera membersihkan saluran drainase agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan saat hujan turun.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini membersihkan saluran air dan area pedestrian secara menyeluruh. Petugas juga mengangkut sampah yang menumpuk untuk mengembalikan kondisi lingkungan agar lebih bersih dan nyaman dilalui masyarakat.
Selain itu, personel BKO Satpol PP Kecamatan Rappocini turut melakukan pengamanan dan pengawasan selama proses pembersihan berlangsung agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Yudistira menegaskan Pemerintah Kecamatan Rappocini berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan fasilitas umum.
“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu akan terus hadir melakukan penanganan,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase yang dapat memicu banjir dan menciptakan kawasan kumuh.(**)







