Menu ✖

Pemkot Makassar

Sannipata Waisak 2026, Munafri Arifuddin Serukan Kolaborasi Lintas Agama

badge-check

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka peringatan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Benteng Fort Rotterdam (IST) Perbesar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka peringatan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Benteng Fort Rotterdam (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka peringatan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam.

Mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama sekaligus memperkuat komitmen Kota Makassar sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan keberagaman.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa Makassar merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang agama, suku, maupun latar belakang sosial.

“Makassar adalah kota yang terbuka. Kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan mendapatkan ruang yang sama untuk hidup berdampingan,” ujar Appi.

Menurutnya, pembangunan kota yang maju dan berdaya saing hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

“Persoalan-persoalan yang ada harus kita cari jalan keluarnya bersama melalui diskusi dan musyawarah yang menghasilkan keputusan yang tidak merugikan siapa pun,” katanya.

Appi menilai keberagaman yang dimiliki Kota Makassar merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat melalui kolaborasi lintas agama, lintas budaya, dan lintas komunitas.

Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti peran strategis Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar dalam menjaga harmonisasi hubungan antarumat beragama.

Untuk memperkuat peran tersebut, Appi meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap berbagai program FKUB.

“Saya ingin menyampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Makassar agar bisa dipikirkan penambahan dukungan kegiatan bagi teman-teman di FKUB,” tuturnya.

Menurutnya, dukungan tersebut akan membuka ruang bagi lebih banyak program yang dapat memperkuat kerukunan dan menjaga Makassar sebagai kota toleransi.

“Dengan begitu, semakin banyak program yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga Makassar sebagai kota toleransi,” lanjutnya.

Munafri menegaskan pembangunan Kota Makassar tidak dapat dilakukan secara parsial maupun dengan mengedepankan kepentingan masing-masing kelompok.

Ia menilai kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Kota Makassar tidak akan besar dan tidak akan tumbuh apabila kita bekerja sendiri-sendiri. Karena itu, kekuatan untuk membangun kota ini harus dimulai dari kebersamaan, sinergi yang baik, dan kolaborasi yang menghasilkan manfaat untuk semua,” tegasnya.

Appi berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Trisuci Waisak dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan perdamaian, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar.

“Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman yang kita miliki bersama,” ujarnya.

Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 turut dihadiri tokoh agama Buddha, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta ratusan umat Buddha yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak dengan khidmat.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar