Menu ✖

Pemkot Makassar

Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Radiologi Kedokteran Gigi 2026

badge-check

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of Dentomaxillofacial Radiology (SIMNAS IKARGI XIII) (IST) Perbesar

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of Dentomaxillofacial Radiology (SIMNAS IKARGI XIII) (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of Dentomaxillofacial Radiology (SIMNAS IKARGI XIII) yang dirangkaikan dengan The 3rd International Joint Conference 2026 antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin dan Niigata University Jepang.

Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Macora Ballroom Hotel The Rinra Makassar itu mengusung tema “The Future of Imaging – Imaging of the Future in Dentomaxillofacial Diagnosis and Treatment Planning”.

Tema tersebut menyoroti perkembangan teknologi pencitraan masa depan dalam mendukung diagnosis dan perencanaan perawatan di bidang radiologi kedokteran gigi.

Dalam sambutannya, Aliyah menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Makassar yang tidak dapat hadir karena menjalankan agenda pemerintahan lainnya.

Meski demikian, kata dia, Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan forum ilmiah bertaraf nasional dan internasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, pembicara, akademisi, peneliti, dan delegasi internasional yang hadir di Kota Makassar. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menjadi kehormatan bagi kami sekaligus momentum penting untuk memperkuat kolaborasi akademik dan profesional di bidang kesehatan,” ujar Aliyah, Jumat (5/6/2026).

Aliyah menegaskan, Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi melalui berbagai kerja sama strategis dengan perguruan tinggi maupun organisasi profesi.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam simposium ini sangat relevan dengan perkembangan dunia kesehatan saat ini.

Teknologi pencitraan memiliki peran penting dalam meningkatkan akurasi diagnosis, efektivitas perencanaan perawatan, dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Perkembangan teknologi imaging telah membawa perubahan besar dalam dunia kedokteran gigi dan kesehatan secara umum. Karena itu, forum ilmiah seperti ini sangat penting untuk mempertemukan para ahli, peneliti, akademisi, dan praktisi guna bertukar pengetahuan, pengalaman, serta inovasi terbaru,” katanya.

Ketua Panitia dalam laporannya menyebutkan, Simposium Nasional IKARGI XIII diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri atas spesialis dentomaksilofasial radiologi, peserta program pendidikan dokter gigi spesialis, dokter gigi umum, serta mahasiswa kedokteran gigi dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain peserta dari Indonesia, kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dan delegasi dari Jepang, Malaysia, Brasil, dan Nigeria.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti 14 kuliah utama, sesi demonstrasi khusus, workshop, presentasi ilmiah, e-poster presentation, scientific competition, serta sejumlah program pengembangan akademik lainnya.

Panitia juga menghadirkan Dental Imaging Expo yang melibatkan sembilan vendor dengan 17 booth pameran teknologi dan perangkat radiologi kedokteran gigi terbaru.

Sejumlah kegiatan pendukung seperti gala dinner, sunset sailing, fun radiology, dan social engagement turut mewarnai rangkaian acara untuk mempererat hubungan antar peserta dan institusi.

Aliyah mengapresiasi kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, Niigata University Jepang, dan Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia (IKARGI) dalam menghadirkan forum ilmiah internasional yang berkualitas.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan gagasan baru, memperkuat jejaring kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu radiologi kedokteran gigi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Semoga simposium ini menjadi wadah yang produktif untuk memperluas wawasan, mempererat persahabatan antarbangsa, serta melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar drg.

Ita Isdiana Anwar serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin.

Hadir pula Wakil Rektor I Universitas Hasanuddin Prof. drg. Muhammad Ruslin, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin drg. Irfan Sugianto, Dekan Niigata University Prof. Makoto Inoue, Ketua Pengurus Pusat IKARGI drg. Muhammad Novo Perwira Lubis, Ketua Kolegium Radiologi Kedokteran Gigi Dr. drg. Haris Nasutianto, Ketua IKARGI Sukamapa Prof. Dr. drg. Barunawaty Yunus, serta akademisi, peneliti, praktisi, dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Penyelenggaraan Simposium Nasional IKARGI XIII dan The 3rd International Joint Conference 2026 kembali menegaskan posisi Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, pusat pertukaran ilmu pengetahuan, serta ruang tumbuhnya inovasi di bidang kesehatan dan pendidikan.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar