Menu ✖

Pemkot Makassar

Pantau Verifikasi SPMB 2026, Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Calo dan Titipan

badge-check

Pantau Verifikasi SPMB 2026, Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Calo dan Titipan (IST) Perbesar

Pantau Verifikasi SPMB 2026, Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Calo dan Titipan (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memantau proses verifikasi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sejumlah sekolah, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan maupun titip-menitip.

Munafri mengawali pemantauan di UPT SPF SMP Negeri 6 Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang.

Selanjutnya, ia meninjau proses verifikasi di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar, Jalan Baji Gau, Kecamatan Mamajang.

Di kedua sekolah tersebut, Munafri melihat langsung proses pemeriksaan dokumen calon peserta didik dan berdialog dengan tim verifikator yang bertugas melakukan validasi data pendaftar.

“Saya turun langsung memantau untuk memastikan SPMB 2026 berjalan transparan. Ini membutuhkan verifikator yang kuat dan jeli agar seluruh aturan terlaksana sesuai ketentuan,” kata Munafri.

Berdasarkan hasil pemantauan, proses verifikasi berjalan efektif dengan dukungan sistem digital yang mempercepat pemeriksaan data secara akurat dan transparan.

Menurut Munafri, tahapan verifikasi saat ini masih berfokus pada jalur non-domisili yang meliputi jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Sementara itu, tantangan terbesar diperkirakan muncul saat pembukaan jalur domisili karena jumlah pendaftar yang jauh lebih banyak.

“Kita tidak mau ada ketidakadilan dalam proses penerimaan siswa baru ini,” tegasnya.

Ketua IKA Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu menekankan bahwa seluruh calon peserta didik harus memperoleh kesempatan yang sama tanpa perlakuan khusus maupun intervensi dari pihak mana pun.

Karena itu, setiap dokumen dan data yang masuk harus melalui proses verifikasi secara ketat dan profesional.

Selain melakukan pengawasan langsung, Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan sistem digital untuk memperkuat transparansi pelaksanaan SPMB 2026.

Melalui aplikasi dan dasbor pemantauan, masyarakat dapat melihat perkembangan status verifikasi secara real time.

“Kita menggunakan aplikasi untuk memastikan keterbukaan informasi, akses yang lebih mudah, dan proses yang bisa dipantau secara langsung. Ini harus benar-benar dijaga,” ujarnya.

Munafri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mengaku mampu meloloskan calon siswa melalui jalur tertentu dengan imbalan uang atau kedekatan.

Menurutnya, tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam pelaksanaan SPMB Kota Makassar.

“Jangan percaya calo. Silakan datang langsung ke sekolah jika ada yang ingin ditanyakan. Kami sudah menyiapkan kanal pengaduan dan layanan informasi,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa prinsip utama SPMB adalah keadilan bagi seluruh calon peserta didik.

Ia mencontohkan, jangan sampai siswa yang tinggal sangat dekat dengan sekolah justru kalah bersaing karena adanya kedekatan pihak lain dengan penyelenggara.

“Misalnya ada yang rumahnya hanya 200 meter dari sekolah tetapi tidak diterima, sementara yang rumahnya dua kilometer justru diterima karena memiliki kedekatan tertentu. Hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegas Munafri.

Ia memastikan Pemerintah Kota Makassar akan menindak setiap pelanggaran yang ditemukan selama proses verifikasi berlangsung.

Menurutnya, pengawasan internal dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pelaksanaan SPMB.

Terkait kesiapan sumber daya manusia, Munafri mengatakan jumlah verifikator akan disesuaikan dengan volume pendaftar yang masuk. Jika terjadi lonjakan pendaftar, khususnya pada jalur domisili, sekolah akan menambah petugas verifikasi agar pelayanan tetap optimal.

“Kalau jumlah pendaftar besar, tentu verifikator harus ditambah. Kita berkejar dengan waktu, tetapi kualitas verifikasi harus tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, Munafri didampingi Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Gita Namira Patigana, jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar, pihak kecamatan, dan pihak sekolah.

Sementara itu, Andi Gita Namira Patigana mengungkapkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan progres verifikasi SPMB 2026 terus mengalami peningkatan.

Menurut Gita, pada hari kedua pelaksanaan verifikasi, rata-rata penyelesaian berkas di sejumlah sekolah masih berada di bawah 50 persen. Namun hingga Rabu (17/6/2026), capaian tersebut meningkat menjadi sekitar 70 persen.

“Pada hari kedua rata-rata verifikasi masih di bawah 50 persen. Alhamdulillah hari ini sudah mencapai sekitar 70 persen,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai Dinas Pendidikan perlu memperkuat koordinasi dengan sekolah yang masih memiliki tunggakan verifikasi agar seluruh proses selesai sebelum pengumuman hasil seleksi.

Gita menjelaskan, keterlambatan verifikasi umumnya terjadi di sekolah favorit yang menerima jumlah pendaftar cukup besar, terutama dari jalur prestasi.

“Memang ada beberapa sekolah yang pendaftarnya menumpuk. Biasanya sekolah unggulan yang banyak diminati siswa berprestasi. Namun sejauh ini progres verifikasinya terus bergerak,” jelasnya.

Menghadapi pembukaan jalur domisili, Pemerintah Kota Makassar juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk penguatan kapasitas server dan penambahan petugas verifikasi.

“Kami sudah menyiapkan kapasitas server yang memadai untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar pada jalur domisili nanti,” kata Gita.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran jalur non-domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP berlangsung pada 15–17 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang, verifikasi, dan validasi pada 19–21 Juni 2026. Adapun pendaftaran jalur domisili dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Juni 2026.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

9 Okt 2026 - 11:04 WITA

Inovasi Simpul Nusantara Antar Kelurahan Gunung Sari Makassar ke Penilaian Nasional

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

8 Okt 2026 - 11:57 WITA

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

7 Okt 2026 - 14:37 WITA

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

5 Okt 2026 - 22:33 WITA

Buka Rakernas GWS II di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Swasembada Pangan

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi

5 Okt 2026 - 22:17 WITA

TP PKK Makassar Gelar Capacity Building 2026, Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Trending di Pemkot Makassar