RUANG.NEWS MAKASSAR – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan periode 2026–2031 di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/6/2026) kemarin.
Kehadiran Mardiana dalam pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi yang konstruktif dan berkelanjutan antara penyelenggara pemilu dan partai politik guna menjaga kualitas demokrasi.
Mardiana menegaskan bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam mendukung proses demokrasi yang berintegritas. Karena itu, komunikasi yang sehat antara penyelenggara pemilu dan partai politik perlu terus diperkuat.
“Partai politik merupakan mitra strategis dalam menjaga kualitas proses demokrasi. Karena itu, komunikasi yang konstruktif dan berkelanjutan perlu terus dibangun untuk memperkuat komitmen bersama terhadap integritas penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.
Menurut Mardiana, masa non-tahapan pemilu menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi dan konsolidasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui forum organisasi maupun dialog yang diselenggarakan partai politik.
Selain memperkuat komunikasi, Bawaslu Sulsel juga mendorong kolaborasi dalam pengawasan partisipatif. Mardiana menilai pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
“Pengawasan partisipatif merupakan ikhtiar dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk partai politik, untuk membangun budaya politik yang mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” katanya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus menciptakan ekosistem pemilu yang sehat, adil, dan berintegritas.
Pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PPP Sulawesi Selatan itu juga dihadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh dan kader PPP dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.(**)







