Menu ✖

Daerah

Sidrap–Minahasa Jalin Kerja Sama Pangan untuk Jaga Inflasi

badge-check

Sidrap–Minahasa Jalin Kerja Sama Pangan untuk Jaga Inflasi (Humas Sidrap) Perbesar

Sidrap–Minahasa Jalin Kerja Sama Pangan untuk Jaga Inflasi (Humas Sidrap)

RUANG.NEWS SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat perannya sebagai lumbung pangan nasional melalui kerja sama komoditas unggulan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Kemitraan antardaerah tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan, khususnya beras, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di kedua wilayah.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sidrap dan Pemkab Minahasa tentang kerja sama komoditas unggulan antardaerah di Ruang Kerja Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026).

Rombongan Wakil Bupati Minahasa, Venda Sarundajang, diterima Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif didampingi Wakil Bupati Nurkanaah.

Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, para asisten, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Dari pihak Pemkab Minahasa hadir Sekretaris Daerah Lynda Wantania, para asisten, inspektur, kepala dinas terkait, dan pejabat lainnya.

Wakil Bupati Minahasa Venda Sarundajang menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan antardaerah.

“Dari Kabupaten Minahasa kami sangat semangat. Walaupun menempuh perjalanan yang cukup jauh, kami tetap bersemangat untuk hadir di tempat ini,” ujarnya.

Venda mengungkapkan Kabupaten Minahasa dengan jumlah penduduk sekitar 340 ribu jiwa masih membutuhkan pasokan beras dari luar daerah karena produksi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Produksi beras di Kabupaten Minahasa masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kondisi ini menyebabkan Kabupaten Minahasa masih membutuhkan pasokan beras dari daerah lain, khususnya dari Kabupaten Sidrap,” katanya.

Menurutnya, Sidrap memiliki keunggulan sebagai daerah penghasil beras dengan produksi besar, kualitas yang baik, serta sistem tata niaga yang terus berkembang.

“Kabupaten Sidrap dikenal sebagai lumbung pangan, tidak hanya menopang Sulawesi Selatan tetapi juga nasional. Produksi beras yang besar, kualitas yang baik, serta tata niaga yang berkembang menjadi modal penting dalam mendukung kebutuhan pasokan beras, termasuk di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ia menegaskan kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi akan ditindaklanjuti melalui skema business to business antara pemasok di Sidrap dan pedagang di Minahasa.

“Kerja sama antar daerah ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian business to business antara supplier di Sidrap dan para pedagang di Kabupaten Minahasa,” tegasnya.

Selain sektor pangan, Pemkab Minahasa berharap kolaborasi dapat berkembang ke bidang pertanian lainnya, perdagangan, pengembangan sumber daya manusia, hingga sektor pariwisata. Venda juga berharap Pemkab Sidrap dapat melakukan kunjungan balasan ke Minahasa.

Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Sidrap menjadi mitra pangan bagi Minahasa.

“Sidrap siap menjadi mitra pangan yang andal. Dengan stok aman dan harga stabil, kita jaga inflasi di dua daerah,” ujarnya.

Syaharuddin menjelaskan sektor pertanian Sidrap terus berkembang melalui penerapan modernisasi pertanian. Produktivitas padi yang sebelumnya rata-rata sekitar 7 ton per hektare kini ditargetkan meningkat menjadi 10 ton per hektare atau lebih.

Peningkatan produksi tersebut ditunjang oleh infrastruktur pertanian yang memadai, termasuk jaringan irigasi seluas sekitar 38 ribu hektare serta inovasi listrik masuk sawah pada lahan tadah hujan.

Menurutnya, inovasi tersebut telah diterapkan pada sekitar 19 ribu hektare sawah tadah hujan sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Syaharuddin juga menyebut penggunaan alat dan mesin pertanian modern, seperti transplanter, mesin pengolah tanah, drone sprayer, hingga combine harvester, mampu mempercepat proses produksi pertanian.

Selain beras, Sidrap memiliki potensi komoditas lain yang dapat dikembangkan dalam kerja sama tersebut, antara lain telur dan daging ayam. Saat ini populasi ayam petelur di Sidrap mencapai sekitar 5,4 juta ekor dengan produksi telur sekitar 5 juta butir per hari.

“Beras, telur, hingga daging ayam menjadi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Minahasa,” katanya.

Syaharuddin juga membuka peluang kerja sama komoditas lain, termasuk pengembangan kelapa yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Minahasa.

Dari sisi distribusi, ia menyebut Sidrap telah memiliki jaringan pemasaran yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia dengan pengiriman sekitar 100 truk per hari, termasuk untuk memenuhi kebutuhan kawasan Indonesia Timur.

Ia optimistis kerja sama tersebut dapat berjalan efektif, terlebih mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia.

Penguatan sektor pangan, lanjut Syaharuddin, turut mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi daerah itu mencapai 7,7 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Produktivitas terus meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Sidrap mencapai 7,7 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sidrap Kembangkan ALAKO SAR, Pelacakan PBG Kini Lebih Mudah

10 Okt 2026 - 00:01 WITA

Sidrap Kembangkan ALAKO SAR, Pelacakan PBG Kini Lebih Mudah

Yonarmed 21/Kawali Optimalkan 21 Hektare Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

9 Okt 2026 - 09:21 WITA

Yonarmed 21/Kawali Optimalkan 21 Hektare Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BPS RI Puji Sidrap, Jadi Pilot Project Pembangunan Inklusif

9 Okt 2026 - 00:01 WITA

BPS RI Puji Sidrap, Jadi Pilot Project Pembangunan Inklusif

Bupati Sidrap Apresiasi Market Day At-Tauhid Fest di Lautang Benteng

8 Okt 2026 - 00:53 WITA

Bupati Sidrap Apresiasi Market Day At-Tauhid Fest di Lautang Benteng

Didampingi Bupati Syaharuddin Alrif, Kalosi Alau Ikuti Penilaian Desa Berprestasi Nasional

6 Okt 2026 - 22:31 WITA

Didampingi Bupati Syaharuddin Alrif, Kalosi Alau Ikuti Penilaian Desa Berprestasi Nasional
Trending di Daerah