RUANG.NEWS MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Berdasarkan surat Nomor B-1050/DPP/GOLKAR/VII/2026 tertanggal 6 Juli 2026, Musda XI Golkar Sulsel akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Makassar.
Surat tersebut ditujukan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan sebagai dasar penetapan resmi waktu penyelenggaraan Musda sesuai ketentuan organisasi.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel, Nasruddin Upel, membenarkan DPP Partai Golkar telah menerbitkan surat penetapan jadwal pelaksanaan Musda.
“Benar, DPP Partai Golkar telah menetapkan pelaksanaan Musda XI Golkar Sulawesi Selatan pada 18 Juli 2026 di Makassar. Panitia akan menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku,” ujar Nasruddin.
Ia menjelaskan, panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak awal sehingga seluruh perangkat pelaksanaan Musda pada dasarnya sudah siap.
Setelah DPP menetapkan jadwal resmi, panitia akan segera menjalankan tahapan sesuai petunjuk pelaksanaan dan agenda yang telah ditetapkan.
“Secara teknis, panitia sudah siap. Kami akan segera melaksanakan seluruh tahapan Musda, mulai dari proses administrasi, verifikasi peserta, persiapan persidangan, hingga pelaksanaan Musda pada 18 Juli mendatang,” katanya.

Nasruddin menambahkan, Steering Committee (SC) bersama Organizing Committee (OC) akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta petunjuk pelaksanaan DPP.
Menurutnya, panitia berkomitmen menjaga pelaksanaan Musda tetap tertib, demokratis, dan mampu menghasilkan keputusan yang berkualitas bagi keberlanjutan organisasi.
Musda XI Golkar Sulsel menjadi agenda strategis bagi Partai Golkar di Sulawesi Selatan karena akan memilih kepengurusan DPD I untuk periode berikutnya.
Sejumlah nama juga mulai mencuat sebagai bakal calon ketua, sehingga forum tersebut diperkirakan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Sulsel ke depan.(***)








