Menu ✖

Olahraga

KONI Makassar Apresiasi Prestasi Percasi, Soroti Pembinaan dan Disiplin Atlet

badge-check

Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Makassar menggelar audiensi dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail, di Kantor KONI Makassar (IST) Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Makassar menggelar audiensi dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail, di Kantor KONI Makassar (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Makassar menggelar audiensi dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail, di Kantor KONI Makassar, Jumat (17/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas evaluasi hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026, pembinaan atlet, hingga penguatan tata kelola organisasi.

Ketua KONI Makassar Ismail didampingi Auditor Internal Ayuzar dan Ketua Bidang Sport Science Syahrir Torang. Sementara itu, rombongan Percasi Makassar dipimpin Ketua Plt Percasi Makassar, Ir. Israwadi.

Dalam kesempatan tersebut, Israwadi melaporkan hasil Kejurprov Catur Sulawesi Selatan yang berlangsung di Kabupaten Bone pada 9–12 Juli 2026. Ia menyebut kontingen Kota Makassar berhasil meraih peringkat kedua pada klasemen umum.

“Kontingen Percasi Makassar berhasil menjadi juara umum kedua dengan raihan satu medali emas di kategori senior putri. Kami hanya terpaut satu medali emas dari Kabupaten Luwu Timur yang menjadi juara umum dengan dua medali emas,” ujar Israwadi.

Selain medali emas, atlet Makassar juga menyumbangkan dua medali perak pada kategori U-19 putra dan putri, satu medali perak kategori U-13, serta dua medali perunggu dari kategori U-19 dan U-13.

Menurut Israwadi, capaian tersebut menunjukkan potensi besar atlet-atlet muda Makassar yang terus dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Pada pertemuan itu, Israwadi juga mengungkap adanya laporan dugaan pelanggaran disiplin yang melibatkan sejumlah atlet senior.

Ia menegaskan Percasi Makassar akan memproses laporan tersebut sesuai mekanisme organisasi dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami menerima laporan mengenai dugaan adanya oknum atlet yang tidak mendukung pelaksanaan Kejurprov, termasuk dugaan memengaruhi atlet lain agar tidak mengikuti kegiatan resmi Percasi serta tindakan lain yang dinilai bertentangan dengan etika organisasi,” katanya.

Ia menambahkan, apabila seluruh dugaan tersebut terbukti melalui proses organisasi, Percasi Makassar akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan skorsing sehingga atlet yang bersangkutan tidak dapat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Percasi juga akan mengusulkan pergantian atlet apabila diperlukan.

Israwadi menegaskan pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedisiplinan sesuai nilai-nilai organisasi.

Sementara itu, Bendahara Percasi Makassar Idermawan menjelaskan seluruh pembiayaan kegiatan, mulai dari seleksi Pra-Kejurprov hingga pelaksanaan Kejurprov di Bone, berasal dari dana bantuan KONI Kota Makassar yang telah melalui proses rasionalisasi anggaran.

Menurutnya, sebagian anggaran tidak terserap karena beberapa atlet senior yang sebelumnya direkomendasikan akhirnya tidak mengikuti Kejurprov.

“Sisa anggaran telah kami kembalikan ke rekening Percasi Kota Makassar. Kami juga mengajukan rasionalisasi kembali agar dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet menghadapi Kejuaraan Nasional Catur di Provinsi Banten pada Oktober mendatang, sekaligus sebagai persiapan menuju Porprov dan seleksi Pra-PON Sulawesi Selatan,” jelas Idermawan.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua KONI Makassar Ismail mengapresiasi prestasi yang diraih kontingen Percasi Makassar pada Kejurprov Sulawesi Selatan.

“Kami mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan menyampaikan apresiasi kepada pengurus Plt Percasi Makassar beserta seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Kota Makassar di Kejuaraan Provinsi,” ujarnya.

Terkait dugaan pelanggaran disiplin atlet, Ismail menegaskan bahwa proses penanganannya merupakan kewenangan Percasi sebagai induk cabang olahraga. Meski demikian, KONI Makassar juga akan meminta klarifikasi kepada atlet yang dilaporkan.

“Soal pemberian sanksi merupakan kewenangan Percasi. Namun, KONI Makassar juga akan memanggil atlet yang bersangkutan untuk memperoleh penjelasan secara langsung,” katanya.

Ismail juga mendorong agar sisa anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembinaan atlet, termasuk pemberian penghargaan atas prestasi yang telah diraih.

“Silakan berkoordinasi dengan masing-masing bidang di KONI Makassar sesuai tugas dan fungsinya. Kami mengedepankan tata kelola organisasi yang profesional dengan tetap menghormati kewenangan setiap bidang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ismail mengingatkan bahwa Plt Percasi Makassar memiliki mandat untuk menyelenggarakan Musyawarah Kota (Muskot) sesuai ketentuan organisasi.

“Selain menjalankan roda organisasi dan pembinaan atlet sesuai surat keputusan, Plt juga memiliki kewenangan melaksanakan Muskot. Jika seluruh persiapan telah matang, silakan berkoordinasi dengan Pengurus Provinsi Percasi Sulawesi Selatan sebagai pemberi mandat, kemudian melaksanakan Muskot sesuai mekanisme organisasi,” tutupnya.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara KONI Makassar dan Percasi Makassar dalam meningkatkan prestasi olahraga catur sekaligus memperkuat tata kelola organisasi menjelang agenda kompetisi tingkat regional dan nasional.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

15 Atlet Panjat Tebing Makassar Siap Berburu Emas di Porprov 2026

11 Okt 2026 - 00:57 WITA

15 Atlet Panjat Tebing Makassar Siap Berburu Emas di Porprov 2026

Bawa 17 Atlet, IKASI Makassar Incar 6-7 Emas di Porprov Sulsel

11 Okt 2026 - 00:02 WITA

Bawa 17 Atlet, IKASI Makassar Incar 6-7 Emas di Porprov Sulsel

Atlet PPS SMI Sulsel Siap Berlaga di Kejurnas Pencak Silat 2026, ini Harapan Sultan Tajang

10 Okt 2026 - 22:26 WITA

Atlet PPS SMI Sulsel Siap Berlaga di Kejurnas Pencak Silat 2026, ini Harapan Sultan Tajang

Dukungan KONI Jadi Modal FPTI Makassar Bidik Juara Porprov 2026

10 Okt 2026 - 18:44 WITA

Dukungan KONI Jadi Modal FPTI Makassar Bidik Juara Porprov 2026

Juarai ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Indonesia Naik ke Peringkat 117 Dunia

6 Okt 2026 - 16:34 WITA

Juarai ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Indonesia Naik ke Peringkat 117 Dunia
Trending di Olahraga