RUANG.NEWS WAJO – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, berkomitmen memperjuangkan bantuan bedah rumah bagi Nenek Kati, seorang lansia yang hidup seorang diri di rumah tidak layak huni di Desa Makmur, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo.
Komitmen tersebut muncul setelah Sultan Tajang menemukan langsung kondisi rumah Nenek Kati saat melaksanakan agenda reses di desa tersebut, Jumat (24/7).
Usai menyerap aspirasi masyarakat, ia menyempatkan diri mengunjungi rumah panggung sederhana yang berada di sekitar lokasi reses.
Dari hasil peninjauan, Sultan Tajang mendapati kondisi bangunan kayu yang telah lapuk dimakan usia.
Atap rumah mengalami kebocoran, sementara dinding kayu juga telah rapuh sehingga dinilai tidak lagi aman ditempati, terlebih oleh seorang lansia yang tinggal seorang diri.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi rumah yang ditempati Nenek Kati. Rumah ini sudah jauh dari kata layak untuk dihuni, apalagi oleh seorang lansia yang hidup seorang diri. Kondisi seperti ini tentu menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Sultan Tajang kepada RUANG.NEWS, Senin (28/7).
Saat berbincang dengan Nenek Kati, Sultan Tajang mengaku melihat besarnya harapan agar rumah tersebut dapat diperbaiki sehingga pemiliknya bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan nyaman.

“Saat berbincang dengan beliau, saya melihat ada harapan yang begitu besar agar rumahnya bisa diperbaiki. Harapan itu menjadi amanah bagi saya untuk diperjuangkan,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen, Sultan Tajang menegaskan dirinya bersama Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), akan mengawal dan memperjuangkan usulan bantuan renovasi rumah Nenek Kati melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah.
“Insyaallah, saya bersama Bapak Andi Iwan Darmawan Aras berkomitmen penuh mengawal dan mengusulkan agar rumah Nenek Kati mendapatkan bantuan renovasi melalui Program BSPS atau bedah rumah pada tahun 2027. Kami berharap ikhtiar ini dapat terwujud sehingga beliau bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ungkapnya.
Menurut Sultan Tajang, perjuangan tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar usulan bantuan dapat direalisasikan sesuai harapan.
Ia juga mengajak masyarakat mendoakan agar Nenek Kati senantiasa diberi kesehatan dan impiannya memiliki rumah yang layak segera terwujud.
“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan kepada Nenek Kati dan memudahkan segala ikhtiar kita. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar beliau dapat segera menikmati rumah yang lebih aman dan nyaman,” tutupnya.(***)







