RUANG.NEWS MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang yang digelar di Kampung Hollywood, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, Makassar, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Bontorannu Ishaq, Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Andi Makmur, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di lingkungannya.
Dalam sambutannya, Fauzi mengapresiasi meningkatnya dukungan masyarakat pada Pemilu 2024.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan warga menjadi amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena kepercayaan masyarakat, saya kembali mendapat amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan. Amanah ini tentu harus diwujudkan dengan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fauzi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC PKB Makassar itu juga menyerahkan bantuan 100 kursi yang sebelumnya telah dijanjikan kepada warga.
Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menyerap aspirasi, Fauzi memaparkan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Salah satunya ialah rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Sulsel yang dibuka untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti pengajian dan pertemuan majelis taklim.
Ia menegaskan, pemanfaatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas amanah yang diemban.
Di bidang pelayanan sosial, Fauzi juga mengingatkan masyarakat mengenai layanan ambulans gratis yang dikelola PKB.
Menurutnya, armada tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengantar warga yang sakit maupun keperluan kedukaan tanpa dipungut biaya.
“Kalau ada warga yang membutuhkan ambulans, silakan hubungi tim kami. Layanan ini gratis untuk masyarakat,” katanya.
Dalam dialog bersama warga, Fauzi turut mengajak masyarakat menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan lingkungan agar dapat diperjuangkan melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan DPRD Sulsel.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang diterima selama pelaksanaan reses akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Reses adalah kesempatan bagi kami mendengar langsung persoalan masyarakat. Semua masukan akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam program pemerintah sesuai kewenangan yang ada,” tuturnya.(***)







