RUANG.NEWS, Makassar – Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang diperiksa penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa. Usai diperiksa, adik kandung Komjen Fadil Imran ini tidak banyak bicara kepada wartawan dan menyerahkan kepada penyidik.
“Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengikuti aturan terkait undangan dari penyidik. Untuk materi pemeriksaan silakan ke penyidik,” kata Talenrang kepada wartawan, Rabu (29/7) malam.
Kuasa Hukum Husniah Talenrang, Amirullah Mappaero’ mengatakan kliennya diperiksa sebagai saksi terkait program yang ada di Disdik Gowa. Ia menyebutkan, kliennya mulai diperiksa sekira pukul 16.00 Wita.
“Diperiksa terkait masalah di Dinas Pendidikan,” kata Amirullah.
Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan itu kliennya dicecar 18 pertanyaan dari penyidik terkait program pengadaan seragam sekolah sebesar Rp16 miliar.
“Yang ditanyakan itu saja. Program pengadaan seragam sekolah. Termasuk bagaimana tingkat kepuasan masyarakat setelah adanya program tersebut,” jelasnya.
Kuasa hukum Bupati Gowa juga menegaskan, kliennya akan selalu kooperatif jika dipanggil untuk pemeriksaan selanjutnya. Ia menyebutkan, pemeriksaan sebagai saksi merupakan yang pertama kalinya.
“Pokoknya jika ibu dipanggil kooperatif, intinya itu. Kita menyerahkan semua kewenangan kepada penyidik,” tegas Amirullah.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan pemeriksaan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
“Saat ini sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, termasuk hari ini salah satunya adalah Bupati Gowa dan itu diperiksa sebagai saksi,” kata Didik kepada wartawan saat ditemui di depan gedung Ditreskrimsus Polda Sulsel, Rabu (29/7).
Didik menyebutkan, pemeriksaan terhadap Husniah Talenrang terkait program di Dinas Pendidikan Kabupatem Gowa.
“Pokoknya terkait dari internal Dinas Pendidikan, baik kadis maupun sekdis dan lain-lain. Termasuk orang di sana. Termasuk juga apa pejabat-pejabat komitmen juga sudah buat BPK di sana, termasuk stafnya sudah diperiksa,” jelasnya. (**)










