RUANG.NEWS MAKASSAR – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meninjau Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Sudiang, Kota Makassar, Sabtu (1/8).
Dalam kunjungan tersebut, AIA didampingi Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra Sultan Tajang serta Anggota Komisi C DPRD Sulsel Fraksi Gerindra Andi Patudangi.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat, yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto, berjalan sesuai standar dan siap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
AIA menegaskan bahwa meskipun Sekolah Rakyat berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial, pembangunan fisiknya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum yang merupakan mitra kerja Komisi V DPR RI.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung keberhasilannya. Komisi V DPR RI memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap pembangunan fisiknya agar benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar AIA.
Menurut legislator Partai Gerindra tersebut, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah tersedia sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.
“Tujuan kami datang langsung adalah memastikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan benar-benar telah terpenuhi. Program ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga kualitas bangunan maupun kelengkapan sarana menjadi perhatian utama kami,” katanya.

AIA mengungkapkan, Sekolah Rakyat di Kota Makassar kini telah beroperasi dan menerima peserta didik. Hal itu menunjukkan program pemerintah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat di Kota Makassar sudah berjalan dan telah menerima peserta didik. Artinya, program ini sudah mulai memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan itu tentu patut kita syukuri,” ungkapnya.
Meski demikian, AIA menilai masih diperlukan sejumlah penyempurnaan mengingat bangunan masih berada dalam masa pemeliharaan sebelum diserahterimakan secara penuh kepada pemerintah pusat.
“Ke depan tentu masih ada pembenahan. Kita akan terus melihat bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan agar saat diserahterimakan nanti, seluruh fasilitas benar-benar dalam kondisi terbaik dan siap dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan Komisi V DPR RI bertujuan memastikan mutu pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta efektivitas pemanfaatan program.
“Yang paling penting adalah memastikan kualitas pekerjaan, penyelesaiannya tepat waktu, dan program ini benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya. Alhamdulillah, untuk Makassar kami melihat seluruh proses berjalan dengan baik dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat,” tutup AIA.(***)






