RUANG.NEWS MAKASSAR — Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar hingga kini belum diserahkan.
Ketua DPC PPP Makassar terpilih, Salman Alfariz Karsa, membenarkan penundaan tersebut.
Ia mengatakan DPW PPP Sulawesi Selatan masih menahan penerbitan SK untuk sejumlah DPC karena beberapa pertimbangan.
Salman menyebut Ketua DPW PPP Sulsel sebelumnya telah menyampaikan persoalan tersebut dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil).
“Memang ada beberapa DPC yang di-hold agak belakangan karena beberapa pertimbangan. Namun untuk informasi lebih lanjutnya, saya belum mengetahui secara pasti kenapa delapan DPC tersebut ditahan sementara,” ujar Salman di DPRD Sulsel, Jumat (14/8/2026).
Meski SK belum terbit, Salman memastikan pihaknya terus berkomunikasi dengan pengurus DPW PPP Sulsel untuk mengawal proses penerbitan keputusan tersebut.
Salman juga membantah kabar yang menyebut susunan pengurus DPC PPP Makassar belum final di tingkat formatur.
Menurut dia, tim formatur telah menyelesaikan tugas dan mengirimkan draf kepengurusan ke DPW PPP Sulsel.
“Informasi yang saya dapat, formatur sudah mengirimkan draf kepengurusan ke DPW. Cuma mungkin DPW memerlukan waktu lebih banyak lagi untuk mematangkan struktur kepengurusan di DPC Makassar,” jelasnya.
Salman mengatakan draf tersebut mengusulkan 25 nama untuk mengisi struktur pengurus harian DPC PPP Makassar. Jumlah itu belum termasuk jajaran majelis-majelis partai.
Dalam draf kepengurusan yang dikirim formatur ke DPW, nama politisi PPP Irwan Hasan juga masuk dalam jajaran inti.
Salman menyebut Irwan Hasan masih diusulkan menduduki posisi sekretaris DPC PPP Makassar.
“Dari informasi terakhir yang saya dapat dari formatur, Pak Irwan Hasan masih berada di posisi sekretaris,” pungkas Salman.
DPC PPP Makassar kini masih menunggu keputusan final DPW PPP Sulsel terkait penerbitan SK dan jadwal pelantikan kepengurusan baru.
Delapan DPC PPP Belum Menerima SK
Sebelumnya, Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi mengatakan terdapat delapan DPC PPP di Sulsel yang belum menerima SK kepengurusan.
Delapan daerah tersebut yakni Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang.
Ilham menjelaskan DPW PPP Sulsel sengaja menunda penyerahan SK karena masih mematangkan komposisi ketua dan sekretaris di delapan DPC tersebut.
“Ada 8 yang belum, Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang. Kenapa kita simpan 8 DPC ini, karena 8 ini berpotensi menjadi faktor X-nya PPP,” kata Ilham.
Ia menyebut DPW masih mempertimbangkan sejumlah hal sebelum menetapkan komposisi kepengurusan di delapan daerah tersebut.
“Ada hal-hal menarik jadi kita persiapkan, kita tahan, mungkin dalam waktu dekat baru kita spill,” sambungnya.
Ilham menegaskan DPW PPP Sulsel ingin memastikan kombinasi ketua dan sekretaris di delapan DPC tersebut dapat memperkuat mesin partai.(***)







