RUANG.NEWS SIDRAP — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, turut menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian insan pendidikan.
Sebanyak 704 dosen menerima penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sultabara), Senin (17/8/2026).
Penyerahan piagam penghargaan pengabdian dosen tetap yayasan dan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Sidrap.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX Syahruddin yang mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah IX turut menghadiri kegiatan tersebut.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sidrap sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan yang menghadirkan para akademisi dan cendekiawan dari berbagai daerah.
“Ini merupakan kehormatan bagi Kabupaten Sidrap karena kita kedatangan para cendekiawan, insan berpendidikan yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan,” ujar Syaharuddin.
Ia mengatakan Pemkab Sidrap menyambut baik kehadiran para peserta dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama kegiatan berlangsung.
Menurut Syaharuddin, keramahan menjadi bagian dari karakter masyarakat Sidrap yang tercermin melalui motto Saromase, yakni sikap menghargai dan melayani setiap tamu yang datang.
“Kita harus melayani dengan baik. Motto orang Sidrap adalah Saromase. Itulah karakter orang Sidrap, ramah dan menghargai setiap tamu yang datang,” katanya.
Syaharuddin berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi para dosen untuk terus berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Pemkab Sidrap juga membuka peluang untuk memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dan insan akademisi dalam berbagai bidang pembangunan.
“Semoga kegiatan ini mempererat silaturahmi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi serta para akademisi. Kita ingin pendidikan terus menjadi kekuatan dalam membangun sumber daya manusia,” tuturnya.
Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para dosen sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan pengabdian dan kontribusi mereka terhadap kemajuan pendidikan.(***)







