RUANG.NEWS — Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Media Survei Nasional (Median).
Gerindra meraih elektabilitas 22,6 persen, unggul dari PDI Perjuangan (PDIP) yang berada di posisi kedua dengan 17,7 persen.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan survei tersebut memotret elektabilitas partai politik berdasarkan kondisi politik saat survei berlangsung.
“Bagaimana elektabilitas partai pada saat ini. Kita melihat Gerindra di posisi satu dengan angka 22,6 persen, PDI-P posisi kedua 17,7 persen, Golkar 10,6 persen, Demokrat 9,6 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,2 persen,” ujar Rico Marbun, Senin (31/8/2026) kemarin.
Setelah PKS, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh elektabilitas 5,9 persen, Partai NasDem 5,1 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) 4 persen. Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meraih 1,8 persen.
Rico mengatakan delapan partai dalam survei tersebut berpotensi melewati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold jika pemilihan dilakukan saat survei berlangsung.
“Delapan partai, kalau dilakukan pemilihan pada hari ini, itu lolos parliamentary threshold. Dengan nomor satunya masih Gerindra,” kata Rico.
Survei Median mengukur elektabilitas partai politik berdasarkan pilihan responden terhadap kondisi politik saat survei dilakukan.
Survei berlangsung pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.212 responden di 38 provinsi.
Median menggunakan metode wawancara tatap muka atau face-to-face interview. Populasi survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Median memilih sampel secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Distribusi sampel dilakukan secara proporsional berdasarkan populasi provinsi dan gender.
Dengan jumlah sampel 1.212 responden, survei memiliki margin of error (MoE) sekitar ±2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Untuk menjaga kualitas data, Median juga melakukan quality control terhadap 20 persen sampel yang digunakan dalam survei.(***)







