RUANG.NEWS SIDRAP — Langit Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diramaikan aksi prajurit Divisi Infanteri 3 Kostrad dalam kegiatan Terjun Payung Penyegaran Statik, Kamis (10/9/2026).
Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayor Jenderal TNI Wulang Nur Yudhanto menyaksikan langsung kegiatan tersebut bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Kegiatan terjun payung itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kostrad di Sidrap. Selain mengasah kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Kostrad di Kanyuara juga mencakup bakti sosial dengan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat serta panen raya.
Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto mengatakan, pasukan yang mengikuti penerjunan tersebut selanjutnya akan berangkat ke Malaysia pada 26 September untuk mengikuti latihan bersama.
Menurut Wulang, kegiatan di Sidrap tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan militer. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kebersamaan.
“Kami juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan dituntut paham dengan kondisi lingkungan masyarakat,” kata Wulang.
Ia berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Besar harapan saya kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat, tapi juga menjadi pondasi yang semakin memperkokoh tali silaturahmi, mempererat kekeluargaan, memperkuat kemitraan antara TNI dan masyarakat Kabupaten Sidrap yang akan terus kita jaga dan kita lanjutkan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Apresiasi Pemkab Sidrap
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi kegiatan Kostrad di Kelurahan Kanyuara. Menurut dia, kehadiran Pangdivif 3 Kostrad juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi pertanian di Kabupaten Sidrap.
Syaharuddin mengatakan, Sidrap saat ini menjadi salah satu daerah lumbung beras di Indonesia. Ia menyebut produksi gabah Sidrap meningkat dari sekitar 400 ribu ton pada 2024 menjadi sekitar 700 ribu ton pada 2025.
Khusus di Kelurahan Kanyuara, luas areal persawahan mencapai 1.229 hektare dengan rata-rata hasil panen 9–10 ton per hektare.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad bersama Bupati Sidrap juga meninjau kondisi persawahan dari udara.
Wulang mengatakan, dari udara terlihat upaya penyediaan air yang membuat persawahan di Sidrap tetap hijau di tengah kondisi El Niño.
“Saya dengan Bapak Bupati naik helikopter. Ternyata benar ada air yang bisa ditarik sampai ke pelosok. Di wilayah lain cokelat, ternyata di Sidrap semua masih hijau,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Sekda Andi Rahmat Saleh, Dandim 1420/Sidrap Letkol Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, PJU Divisi Infanteri 3 Kostrad, perwakilan DPRD, jajaran Kodim 1420/Sidrap, kepala OPD terkait, Forkopimcam Watang Sidenreng, Persit, masyarakat setempat, serta undangan lainnya.(***)







