RUANG.NEWS MAKASSAR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar melakukan rasionalisasi permohonan anggaran Training Center (TC) dari sejumlah cabang olahraga (cabor) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Tim Rasionalisasi Permohonan Kebutuhan Cabor KONI Makassar melakukan proses tersebut pada Jumat (11/9/2026). Langkah ini bertujuan memastikan setiap pengajuan kebutuhan cabor memiliki dasar yang jelas, sesuai kebutuhan riil, dan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran organisasi.
Wakil Ketua II KONI Makassar, Yunus, mengatakan rasionalisasi penting untuk mengukur kebutuhan masing-masing cabor sebelum KONI memberikan dukungan anggaran.
“Rasionalisasi ini penting untuk melihat kebutuhan riil masing-masing cabang olahraga dalam menghadapi PORPROV XVIII. Kami ingin memastikan pengajuan anggaran benar-benar sesuai kebutuhan dan tetap berada dalam pagu anggaran yang tersedia,” ujar Yunus.
Menurutnya, KONI Makassar perlu mengkaji setiap pengajuan secara cermat agar dukungan anggaran dapat berjalan efektif dan akuntabel.
Yunus menegaskan KONI Makassar tetap mendukung persiapan seluruh cabor agar mampu tampil maksimal pada PORPROV XVIII. Namun, setiap permohonan bantuan harus melalui proses evaluasi dan rasionalisasi.
“Kami tentu mendukung persiapan seluruh cabor agar dapat tampil maksimal di PORPROV. Namun, setiap pengajuan tetap harus melalui proses rasionalisasi agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Ia menjelaskan, rapat rasionalisasi juga menjadi bagian dari standar operasional KONI Makassar sebelum organisasi menyalurkan bantuan kepada cabor.
“Ini merupakan bagian dari standar operasional KONI Makassar. Sebelum bantuan diberikan, kami melakukan evaluasi dan rasionalisasi terlebih dahulu. Dengan begitu, kebutuhan cabor dapat terpetakan dengan baik dan anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif,” ujar Yunus.
Melalui proses tersebut, KONI Makassar berharap dapat menyusun dukungan yang lebih terukur bagi setiap cabor. Rasionalisasi juga menjadi bagian dari upaya KONI Makassar memperkuat persiapan kontingen menuju PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang akan berlangsung di Wajo dan Bone.(***)






