RUANG.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri “Appi” Arifuddin resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Ia menyerahkan surat pengunduran dirinya secara langsung kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Senin (5/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dan fungsionaris Golkar Makassar Muh Nur Alamsyah.
Keputusan Appi meninggalkan Partai Golkar cukup mengejutkan.
Pasalnya, Appi memiliki kontribusi besar dalam membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut di Kota Makassar.
Pada Pileg 2024, Golkar Makassar meraih sekitar 96 ribu suara.
Perolehan itu menjadi yang tertinggi dibandingkan partai lain di Makassar, termasuk NasDem yang mengumpulkan sekitar 94 ribu suara.
Meski unggul dalam perolehan suara, Golkar masih kalah dalam jumlah kursi dari NasDem.
Dalam surat pengunduran dirinya, Appi menyebut keputusan tersebut telah melalui pertimbangan yang matang.
“Dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal surat ini,” tulis Appi dalam surat tersebut.
Tidak hanya mundur sebagai kader, Appi juga menegaskan tidak bersedia jika ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Dalam surat itu, Appi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para senior, jajaran pengurus, serta seluruh kader Golkar yang selama ini memberikan kepercayaan, bimbingan, dan rasa persaudaraan kepadanya.
Appi mengatakan keputusan tersebut ia ambil dengan ikhlas dan tanpa menyisakan ganjalan. Meski tidak lagi menjadi kader, ia memastikan hubungan silaturahmi dengan keluarga besar Partai Golkar tetap terjaga.
“Saya pamit sebagai kader, tetapi tidak sebagai kawan dan saudara,” tulis Appi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berkiprah di Partai Golkar terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” tulis Appi dalam surat pengunduran diri yang dibubuhi materai Rp10 ribu.(***)







