RUANG.NEWS MAKASSAR – Dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar menjadi salah satu modal Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Makassar dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
Meski menghadapi rasionalisasi anggaran, FPTI Makassar tetap membidik gelar juara umum pada cabang olahraga panjat tebing.
Dukungan KONI akan dimaksimalkan untuk menunjang persiapan dan perjuangan 15 atlet yang akan memperkuat kontingen Makassar.
Ketua Umum FPTI Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan pihaknya memahami kondisi yang dihadapi KONI Makassar.
Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menyurutkan semangat atlet dan pelatih untuk memperjuangkan prestasi bagi Kota Makassar.
“Ya, cuma itu saja karena ada rasionalisasi. Tapi, kita akan maksimalkan. Jangan karena anggaran dirasionalisasi, kita tidak berjuang. Tetap kita harus berjuang karena ini atas nama pemerintah, atas nama Kota Makassar,” kata Andi Bukti saat ditemui pada peluncuran atlet Porprov 2026, Sabtu (3/10/2026).
Ia juga mengapresiasi upaya KONI Makassar dalam mendukung persiapan atlet di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Menurutnya, FPTI memahami banyak kebutuhan yang harus menjadi perhatian KONI sehingga seluruh dukungan yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal.
“Kita juga bisa pahami teman-teman di KONI. Banyak hal yang harus diperhatikan, apalagi dalam kondisi sekarang ini sementara dalam sorotan,” ujarnya.
Persiapan Atlet Positif, Target Juara Umum
Andi Bukti menyebut perkembangan persiapan atlet panjat tebing Makassar sejauh ini menunjukkan hasil positif.
Ia melihat langsung perkembangan atlet saat menjalani latihan dan menilai mereka memiliki modal untuk bersaing memperebutkan gelar juara umum.
“Alhamdulillah, progres anak-anak kita, atlet kita cukup bagus. Terakhir kemarin saya lihat pada saat latihan bagus, dan kita punya target menang juara umum,” katanya.
FPTI Makassar memasang target tersebut dengan berkaca pada pencapaian di Porprov XVII Sulawesi Selatan 2022 di Sinjai.
Saat itu, Makassar berhasil menjadi juara umum cabang panjat tebing meski sempat bersaing ketat dengan Kabupaten Pangkep dalam perolehan medali emas.
Andi Bukti meminta para atlet dan pelatih mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan performa pada Porprov XVIII 2026. Ia menegaskan, target juara umum tetap menjadi sasaran utama FPTI Makassar.
“Target kita harus juara umum, harus juara umum,” tegasnya.
Siapkan 15 Atlet di Tiga Nomor Pertandingan
FPTI Makassar menyiapkan 15 atlet untuk menghadapi Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026. Rinciannya, tujuh atlet putra dan delapan atlet putri.
Para atlet akan bertanding pada tiga nomor, yakni Lead Climbing, Speed Climbing, dan Bouldering. Ketiga nomor tersebut menjadi peluang bagi Makassar untuk mengumpulkan medali dan bersaing memperebutkan gelar juara umum.
Andi Bukti juga optimistis dengan kemampuan atlet yang masuk dalam skuad Makassar. Sejumlah atlet memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional hingga internasional sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal.
“Banyak atlet kita yang nasional, internasional sudah terbukti. Kalau untuk FPTI, insyaallah kita tidak permalukan KONI,” ujarnya.
Pertandingan cabang olahraga panjat tebing akan berlangsung di Kabupaten Bone. Sementara itu, Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo, dengan pembukaan di Bone dan penutupan di Wajo.
Dukungan KONI Makassar dan kesiapan 15 atlet menjadi bagian penting dari upaya FPTI Makassar untuk mempertahankan prestasi sekaligus memenuhi target juara umum pada pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.(***)






