RUANG.NEWS MAKASSAR —Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan DPD HNSI Sulawesi Selatan yang juga Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, mendorong HNSI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat sinergi dalam menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat nelayan.
Hal itu disampaikan Sultan Tajang saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) VI HNSI Kota Makassar, Senin (7/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Sultan hadir mewakili Ketua HNSI Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras. Ia mengatakan pemerintah memiliki komitmen untuk menjadikan HNSI sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Selatan.
“Pak Wali berusaha sepenuhnya bagaimana kehadiran HNSI di Provinsi Sulawesi Selatan, di 24 kabupaten/kota, mampu menjadi mitra terbaik bagi pemerintah di Sulawesi Selatan, baik di tingkat kota maupun kabupaten,” kata Sultan.
Menurut Sultan, Muscab VI HNSI Kota Makassar menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin dekat dengan kepentingan masyarakat nelayan.
Ia berharap pemimpin HNSI Kota Makassar yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dan kepercayaan dari masyarakat nelayan.
“Kami berharap siapa pun pemimpin yang akan datang, siapa pun pemimpin yang akan terpilih, merekalah yang mendapatkan amanah dan kepercayaan dari masyarakat HNSI Kota Makassar,” ujarnya.
Sultan menegaskan, Muscab tidak boleh sekadar menjadi agenda organisasi. Forum tersebut harus menghasilkan komunikasi yang lebih baik sekaligus melahirkan gagasan baru untuk memperkuat HNSI Kota Makassar.
“Tentu, musyawarah cabang ini bukan sekadar kita laksanakan begitu saja. Kami berharap melalui kegiatan ini akan terjalin komunikasi yang baik dan melahirkan gagasan-gagasan untuk ke depannya, guna lebih membesarkan HNSI Kota Makassar,” tuturnya.
Ia juga mendorong kepengurusan HNSI yang baru memperkuat kolaborasi, terutama dalam mengembangkan sektor kelautan dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) nelayan.
Sultan menilai kolaborasi antara HNSI dan pemerintah dapat membuka ruang yang lebih besar untuk mengembangkan berbagai gagasan terkait nelayan dan kemaritiman.
“Kami yakin dengan ketua yang terpilih dan pengurus-pengurus yang akan datang, mereka mampu menjadi satu kesatuan yang baik, membangun kolaborasi yang baik, sehingga gagasan-gagasan tentang nelayan, gagasan-gagasan tentang maritim, bisa lebih ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sultan menekankan pentingnya HNSI bekerja sama dengan Pemkot Makassar agar berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan nelayan dapat berjalan secara optimal.
“HNSI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sehingga program Pak Wali yang bersentuhan dengan nelayan dapat berjalan dengan baik,” tegas Sultan.(***)







