RUANG.NEWS MAKASSAR – Asosiasi Pengusaha Industri Hiburan Malam (APIH) mendukung langkah kepolisian melakukan razia narkotika dan obat-obatan terlarang di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.
Razia tersebut berlangsung pada Minggu (27/9) malam dengan menyasar sejumlah pengunjung THM, termasuk Disc Jockey (DJ) dan tamu penampil.
Dalam razia itu, petugas melakukan pemeriksaan badan, tes urine, serta pemeriksaan barang bawaan untuk mencegah penggunaan dan peredaran narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Ketua Umum APIH, Hasrul Kaharuddin, mengatakan pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian dalam melakukan pengawasan dan razia narkoba di THM.
Menurut Hasrul, pengawasan tersebut penting untuk mencegah tempat hiburan malam menjadi lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.
“Mewakili pengusaha hiburan malam, kami di APIH tentu mendukung penuh langkah ini. Jangan sampai ada pengunjung yang ternyata niatnya masuk untuk mengedarkan barang berbahaya itu,” ujar Hasrul, Rabu (30/9).
Ia menegaskan, pengunjung THM harus terbebas dari narkotika maupun obat-obatan terlarang. Karena itu, APIH terus mengimbau para pelaku usaha untuk memperketat sistem keamanan di masing-masing tempat usaha.
“Pengunjung THM harus bersih dari obat-obatan terlarang atau apa pun itu. Makanya kita selalu imbau kepada pelaku usaha agar keamanan diperketat,” tambahnya.
Hasrul, yang akrab disapa Arul, menambahkan bahwa tempat hiburan malam merupakan ruang usaha yang tetap harus menjalankan kegiatan sesuai aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Ia juga menegaskan bahwa para pelaku usaha hiburan malam, termasuk APIH, menolak keberadaan narkotika maupun benda berbahaya lainnya di dalam THM.
“Seluruh pelaku usaha, termasuk kami di APIH, juga tegas menolak kehadiran narkoba di dalam THM. Makanya selalu kita tekankan kepada pelaku usaha untuk memperketat pengawasan pengunjung, jangan lalai. Termasuk yang menyisipkan senjata tajam, jangan sampai lolos,” tegasnya.
Hasrul mengatakan, jika petugas keamanan menemukan pengunjung atau tamu yang menggunakan narkoba, pihaknya akan menyerahkan yang bersangkutan kepada petugas untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
“Kalaupun ada pengunjung atau tamu yang ketahuan menggunakan narkoba, maka kita serahkan ke petugas keamanan untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.(***)







