RUANG.NEWS MAKASSAR – Dukungan terhadap Andi Adrian Adiputra Iwan, sebagai calon Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 terus mengemuka.
Sejumlah alumni menilai putra Andi Iwan Aras tersebut memiliki gagasan untuk memperkuat jejaring, membangun kolaborasi lintas generasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Dukungan itu datang dari berbagai kalangan alumni, di antaranya Ismail Mahmud dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Ketua Umum Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Andi Inamul Hasan, serta alumni Fakultas Hukum UI, Andi Muh. Riski AD.
Ketiganya menilai ILUNI UI Sulawesi Selatan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan potensi alumni dari berbagai latar belakang profesi, pengalaman, dan generasi.
Mereka juga mendorong organisasi agar tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.
Ismail Mahmud: ILUNI Harus Menjadi Rumah Bersama
Alumni FISIP UI, Ismail Mahmud, menilai ILUNI UI Sulawesi Selatan membutuhkan energi baru untuk menyatukan potensi alumni menjadi kekuatan bersama.
“Saya mendukung Andi Adrian karena ILUNI UI Sulawesi Selatan membutuhkan energi baru yang mampu menyatukan potensi alumni menjadi kekuatan bersama. Organisasi alumni tidak cukup hanya memiliki nama besar. Organisasi harus hadir, aktif berkomunikasi, membuka ruang perjumpaan, dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan anggotanya,” ungkap Ismail.
Ia menilai gagasan One Community, Endless Possibilities relevan untuk memperkuat hubungan antaralumni.
Menurutnya, setiap alumni memiliki pengalaman, kompetensi, dan jejaring yang dapat saling melengkapi apabila terhubung dalam ekosistem yang sehat dan terbuka.
“Jika semua potensi itu dipertemukan dalam satu ekosistem yang sehat, terbuka, dan saling mendukung, peluang yang tercipta akan jauh lebih besar daripada yang bisa dibangun secara sendiri-sendiri,” ujarnya.
Ismail juga menilai visi Andi Adrian untuk membangun ILUNI yang aktif, terbuka, dan adaptif layak mendapat dukungan.
Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi rumah bersama tanpa sekat angkatan, profesi, maupun latar belakang.
Ia turut menyatakan keyakinannya terhadap peluang Andi Adrian dalam kontestasi tersebut. Namun, menurut Ismail, kekuatan utama organisasi alumni terletak pada kemampuannya membuka ruang bagi anggotanya untuk berkembang dan membantu satu sama lain.
“Alumni yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil secara pribadi, tetapi juga mereka yang mampu membuka jalan bagi keberhasilan orang lain,” tegasnya.
Ketum IKAMI Sulsel Dorong Kolaborasi dan Peluang Nyata
Dukungan berikutnya datang dari Ketua Umum IKAMI Sulsel, Andi Inamul Hasan, yang juga merupakan alumni Universitas Indonesia.
Ia menilai jejaring alumni UI memiliki modal besar berupa pengetahuan, pengalaman, profesionalitas, dan koneksi lintas bidang.
Menurut Andi Inamul, tantangan utama ILUNI adalah menghubungkan berbagai potensi tersebut agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menghasilkan kolaborasi yang produktif.
“Itulah salah satu alasan saya menyatakan dukungan kepada Andi Adrian Adiputra Iwan. Gagasan untuk memperkuat konektivitas alumni, membangun organisasi yang solid, serta menjembatani aspirasi wilayah merupakan hal penting untuk diterjemahkan ke dalam program kerja yang nyata,” kata Andi Inamul.
Ia berharap ILUNI UI Sulawesi Selatan berkembang menjadi ruang untuk bertukar gagasan, berbagi kesempatan, meningkatkan kapasitas, dan membangun kerja sama lintas profesi.
Namun, ia mengingatkan bahwa gagasan yang baik harus berjalan seiring dengan konsistensi pelaksanaan, komunikasi terbuka, dan kesediaan mendengar aspirasi seluruh anggota.
“Kita tidak sedang mencari sekadar pengurus, tetapi kepemimpinan yang mampu menghubungkan potensi menjadi aksi dan mengubah kebersamaan menjadi dampak. Saya percaya gagasan Andi Adrian patut mendapatkan kesempatan dan dukungan dari para alumni,” tegasnya.
Alumni Fakultas Hukum UI Ajak Alumni Bergerak Bersama
Dukungan juga disampaikan alumni Fakultas Hukum UI, Andi Muh. Riski AD. Ia menilai tantangan organisasi alumni saat ini terletak pada kemampuan menjaga relevansi dan menghadirkan manfaat secara berkelanjutan.
Menurutnya, ILUNI tidak cukup hanya aktif pada momentum tertentu. Organisasi perlu merespons kebutuhan anggota, membuka ruang partisipasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
“Karena itu, saya mendukung Andi Adrian Adiputra Iwan. Visi ILUNI UI Sulawesi Selatan yang aktif, terbuka, dan adaptif memberikan arah yang jelas tentang organisasi seperti apa yang ingin dibangun: organisasi yang komunikatif, inklusif, dan memiliki orientasi masa depan,” ujar Riski.
Ia mengapresiasi gagasan penguatan fondasi organisasi, konektivitas alumni, penyaluran aspirasi wilayah, serta pengembangan ekosistem alumni yang berorientasi pada peluang.
Menurut Riski, keempat aspek tersebut perlu berjalan beriringan agar ILUNI semakin kuat secara internal sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik dan mampu membuktikan gagasan melalui kerja nyata.
“Saya mengajak seluruh alumni untuk melihat kontestasi ini sebagai kesempatan menentukan masa depan organisasi, bukan sekadar memilih figur. Mari kita dukung kepemimpinan yang mampu merangkul perbedaan, menghidupkan kolaborasi, dan membawa ILUNI UI Sulawesi Selatan melangkah lebih jauh,” katanya.
Riski menegaskan bahwa kemajuan organisasi tidak hanya bergantung pada sosok ketua, tetapi juga pada keterlibatan seluruh alumni.
“Sebab masa depan ILUNI bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh seberapa banyak alumni yang bersedia bergerak bersama,” tambahnya.
One Community, Endless Possibilities Jadi Gagasan Utama
Pernyataan dukungan dari ketiga alumni tersebut mengarah pada satu gagasan utama, yakni memperkuat ILUNI UI Sulawesi Selatan sebagai organisasi yang aktif, terbuka, dan adaptif.
Mereka berharap kepemimpinan Andi Adrian mampu mendorong perubahan dari jejaring menjadi kolaborasi, dari pertemuan menjadi program berkelanjutan, serta dari potensi individu menjadi kekuatan kolektif.
Melalui semangat One Community, Endless Possibilities, Andi Adrian membawa gagasan untuk memperkuat konektivitas dan mendorong alumni saling membuka peluang.
Bagi para pendukungnya, ILUNI UI Sulawesi Selatan perlu menjadi wadah yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan kerja sama yang memberikan dampak nyata.
Ketika alumni saling terhubung dan mengembangkan kolaborasi, peluang untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan bermanfaat bagi masyarakat pun semakin terbuka.(***)







