RUANG.NEWS MAKASSAR – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan partainya fokus menambah perolehan kursi di parlemen pada Pemilu 2029.
Golkar tidak menetapkan target menjadi pemenang pemilu, tetapi memprioritaskan peningkatan jumlah kursi dibandingkan hasil Pemilu 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji usai memberikan materi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Indonesia Timur di Kota Makassar, Sabtu (17/10/2026).
“Orientasi kita menambah kursi. Entah tambahan kursinya berapa, kita akan berusaha menambah kursi. Yang harus dipastikan adalah jumlah kursi meningkat dibandingkan Pemilu 2024 kemarin,” ujar Sarmuji.
Pada Pemilu 2024, Partai Golkar meraih 102 kursi di DPR RI. Perolehan tersebut meningkat dibandingkan Pemilu 2019 yang mencatatkan 85 kursi.
Sarmuji menjelaskan, target penambahan kursi parlemen merupakan keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.
Untuk mewujudkan target itu, partai berlambang pohon beringin tersebut menyiapkan strategi pemenangan hingga ke daerah pemilihan (dapil).
Semua Menteri Golkar Bakal Nyaleg pada Pemilu 2029
Selain memetakan kekuatan politik, Golkar juga menyiapkan langkah untuk mendorong seluruh kadernya yang menjabat sebagai menteri di Kabinet Merah Putih agar maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2029.
Sarmuji mengatakan, ketentuan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar.
Salah satu klausul yang disiapkan mengatur kewajiban para menteri dari Golkar untuk maju sebagai caleg.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, juga berencana maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua.
“Semuanya nanti insyaallah akan nyaleg. Pak Hakim nanti akan menyusun materi Rapimnas. Salah satu klausulnya, semua menteri harus nyaleg. Termasuk ketum akan nyaleg di Papua,” tutur Sarmuji.
Golkar Petakan Kekuatan di Indonesia Timur
Melalui Bimtek dan Rakornis Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Indonesia Timur, partai tersebut memperkuat konsolidasi sekaligus memetakan potensi perolehan suara di setiap dapil untuk menghadapi Pemilu 2029.
Sarmuji mengatakan, pemetaan itu mencakup identifikasi isu-isu strategis di setiap daerah yang dapat diperjuangkan kader Golkar untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita akan berusaha memetakan masing-masing dapil, kemudian mengidentifikasi isu-isu yang layak diperjuangkan di setiap daerah supaya rakyat Indonesia makin mencintai Partai Golkar. Dengan demikian, Golkar punya peluang menambah kursi. Itu saja sebenarnya,” jelas Sarmuji, yang juga menjabat Menteri Perindustrian.
Selain membahas strategi pemenangan pemilu, kegiatan tersebut menegaskan komitmen seluruh kader Golkar di lembaga legislatif dan eksekutif untuk mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sarmuji berharap seluruh fraksi Golkar di berbagai tingkatan memberikan dukungan yang memadai agar program pemerintah berjalan sukses.
“Jadi, kita memberikan pemahaman agar fraksi di semua tingkatan memberikan dukungan yang memadai terhadap kesuksesan program Pak Prabowo dan Wakil Presiden Gibran,” tandasnya.(***)










