RUANG.NEWS, MAKASSAR — Dinas Kesehatan Kota Makassar melakukan pemeriksaan higiene sanitasi dapur Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar, Rabu (21/10/2026). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan makanan bagi warga binaan memenuhi standar kesehatan sekaligus mendukung proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA itu tidak hanya menyasar kondisi kebersihan dapur, tetapi juga mencakup tata kelola penyajian makanan, alur distribusi, serta kelayakan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pengolahan makanan.
Tim Dinas Kesehatan Kota Makassar juga mengambil sejumlah sampel makanan dan air minum untuk dilakukan pengujian laboratorium di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar. Pengujian tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan makanan dan air yang dikonsumsi warga binaan memenuhi persyaratan kesehatan.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Yohanes Dias Sanyoto, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Makassar meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan makanan yang sehat dan layak konsumsi.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dalam penyediaan makanan yang bersih, sehat, dan layak konsumsi. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mengevaluasi pengelolaan dapur sekaligus melakukan perbaikan sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan bersama Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan selaku penanggung jawab dapur turut menerima berbagai catatan dan rekomendasi dari tim pemeriksa.
Rekomendasi tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan dapur. Sementara hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan air minum akan menjadi bagian dari proses penerbitan SLHS.
Pemeriksaan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Rutan Kelas I Makassar dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas pengolahan makanan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Makassar berupaya memastikan aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan tetap menjadi perhatian dalam pemenuhan hak dasar warga binaan. (*)






