RUANG.NEWS MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan menggelar roadshow sekaligus safari Ramadan ke sejumlah kabupaten/kota, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD I KNPI Sulsel, Fadel Muhammad Tauphan Anshar, dengan titik awal di Kabupaten Maros. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Parepare, Kabupaten Pinrang, hingga Kabupaten Sidenreng Rappang.
Di Maros, rombongan KNPI Sulsel disambut Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa, yang juga menjabat sebagai Bendahara KNPI Sulsel. Turut hadir Ketua DPD II KNPI Maros dalam agenda tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Ketua DPRD Maros itu mempertemukan dua kubu kepengurusan KNPI Maros, yakni Chaerul Syahab dan Muh Gemilang Pagessa. Dalam pertemuan tersebut, Fadel didampingi pengurus harian Hasrul Kaharuddin dan Erika Tansil.
Hasil pertemuan tersebut menghasilkan komitmen rekonsiliasi dari kedua pihak untuk menyatukan KNPI di Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada dua ketua pengurus KNPI Maros yang sudah siap menjadi satu. Demi kelancaran rekonsiliasi ini, saya serahkan kepada Bung Hasrul Kaharuddin,” ujar Fadel.
Meski diakui menghadapi berbagai tantangan, kedua pihak tetap berkomitmen untuk mewujudkan KNPI yang bersatu di Maros.
Usai dari Maros, rombongan melanjutkan safari Ramadan ke Kota Parepare. Setibanya di rumah jabatan Wali Kota Parepare, rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Tasming Hamid dalam suasana silaturahmi.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kabupaten Pinrang sebagai bagian dari rangkaian roadshow. Di daerah ini, Fadel juga mempertemukan dua kubu kepengurusan KNPI setempat.
Dalam arahannya, Fadel menegaskan bahwa tujuan utama roadshow tersebut adalah untuk melihat kondisi kepemudaan di daerah sekaligus mendorong penyatuan organisasi.
“Tujuan kami roadshow adalah melihat situasi pemuda di daerah hari ini. Kami memahami adanya dualisme kepemimpinan, sehingga kehadiran kami untuk menyatukan pemuda dalam satu wadah KNPI,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa upaya penyatuan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh pemuda, termasuk Surahman Batara.
Melalui safari Ramadan ini, KNPI Sulsel berharap dapat mengakhiri dualisme kepemimpinan di sejumlah daerah serta memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan di Sulawesi Selatan.(**)







