RUANG.NEWS BULUKUMBA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan melakukan silaturahmi dengan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Senin (6/4/2026), di Kantor Bupati Bulukumba.
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPD I KNPI Sulsel, Fadel Muhammad Tauphan Anshar, yang hadir bersama sejumlah pengurus.
Pertemuan itu juga dihadiri Ketua DPD II KNPI Bulukumba, Muhammad Rais, serta beberapa pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, salah satunya terkait upaya penyatuan pemuda di tingkat daerah melalui KNPI.
Fadel menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Bulukumba.
“Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahmi dengan Bapak Bupati. Ini menjadi langkah awal bagaimana pemuda ke depan bisa berkontribusi lebih besar terhadap Sulawesi Selatan, khususnya Bulukumba,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemuda harus berperan aktif dan tidak bersikap pasif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemuda dan pemerintah daerah menjadi kunci utama.
“Peran pemuda harus nyata dan terlihat di daerah. Tidak boleh pasif. Harus ada ruang-ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tegas Fadel.
Selain itu, ia menilai Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah memberikan ruang yang cukup bagi pemuda untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.
Fadel juga menyoroti pentingnya penyatuan KNPI yang selama ini mengalami dualisme kepemimpinan. Ia mengaku berkomitmen untuk menyatukan organisasi tersebut hingga ke tingkat daerah.
“Kami mendorong penyatuan pemuda melalui KNPI. Selama ini ada dualisme kepemimpinan, dan setelah saya terpilih, saya berkomitmen untuk menyatukan di daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk dengan Surahman Batara, dalam upaya mendorong rekonsiliasi KNPI di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap KNPI dapat menjalankan perannya secara optimal.
Menurutnya, organisasi kepemudaan harus dijalankan secara fokus agar visi dan misi dapat tercapai.
“Mengurus organisasi itu harus fokus, karena ada visi dan misi yang harus dijalankan dan diwujudkan, apalagi ini menyangkut pemuda,” katanya.
Ia juga berharap tidak ada lagi dualisme dalam tubuh KNPI sehingga organisasi dapat berjalan lebih efektif.
“Saya harap KNPI Sulsel bisa fokus menjalankan visi dan misi. Soal dualisme, kalau bisa tidak ada lagi, cukup satu KNPI di daerah,” pungkasnya.(**)







