Menu ✖

News

Darurat Medis, Akademisi Unhas Keluhkan Tabungan Tak Bisa Dicairkan

badge-check

Ilustrasi (IST) Perbesar

Ilustrasi (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR — Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Hasrullah, mengaku kesulitan mencairkan tabungannya di salah satu bank BUMN saat menghadapi kondisi darurat, Selasa (14/4/2026).

Dana tersebut rencananya digunakan untuk membiayai pengobatan istrinya yang tengah dirawat di RS Unhas dan membutuhkan tindakan operasi serta perawatan lanjutan.

Hasrullah menuturkan, istrinya telah menjalani operasi selama tiga hari dan kini memerlukan biaya tambahan untuk proses pemulihan hingga kepulangan dari rumah sakit.

Dalam kondisi mendesak, ia berinisiatif mencairkan sebagian dana simpanannya. Namun, proses tersebut justru dinilai berlarut-larut tanpa kepastian.

“Saya hanya ingin mencairkan sebagian dana karena kebutuhan mendesak. Istri saya harus segera keluar dari rumah sakit, tapi dana saya justru sulit dicairkan,” ujar Hasrullah.

Telah Ikuti Prosedur

Ia mengaku telah mengikuti prosedur yang ditetapkan pihak bank.

Bahkan, menurutnya, sempat ada informasi awal bahwa pencairan bisa dilakukan melalui solusi tertentu.

Meski demikian, hingga lebih dari sepekan, dana yang dibutuhkan belum juga dapat dicairkan.

Hasrullah menyebut telah menyampaikan kondisi darurat yang dihadapi, termasuk bukti perawatan intensif istrinya di rumah sakit.

Menurut dia, pelayanan yang diterimanya tidak mencerminkan empati terhadap nasabah yang sedang berada dalam situasi krisis.

“Saya tidak masalah jika ada potongan atau penalti karena pencairan sebelum jatuh tempo. Tapi jangan sampai hak nasabah dihalangi dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk perbankan, khususnya deposito, apabila sewaktu-waktu membutuhkan dana cepat untuk keperluan darurat.

Lebih lanjut, Hasrullah mendesak pimpinan cabang bank BUMN tersebut di Sulawesi Selatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan. Ia juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur.

“Saya minta ada evaluasi serius. Kalau memang ada kesalahan, saya akan proses secara hukum,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak bank terkait belum memberikan keterangan resmi atas keluhan tersebut.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

2 Okt 2026 - 22:58 WITA

MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa soal Pemberhentian Husniah Talenrang

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

28 Sep 2026 - 01:35 WITA

Diduga Tertembak, Polisi Selidiki Kematian Remaja dalam Tawuran di Tallo Makassar

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

27 Sep 2026 - 00:08 WITA

Soroti Penetapan Tersangka, Kuasa Hukum Bupati Gowa Siapkan Praperadilan

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

26 Sep 2026 - 00:05 WITA

Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Jufri Rahman Ungkap Mekanisme Plt Bupati

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah

22 Sep 2026 - 01:39 WITA

Husnia Talenrang Hadiri Agenda Kementan Saat Rujab dan Kantor Bupati Gowa Digeledah
Trending di News