RUANG.NEWS MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memanfaatkan momentum Milad Ke-63 untuk memperkuat budaya apresiasi terhadap sumber daya manusia (SDM) unggul.
Melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Jumat (19/6/2026), kampus tersebut memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan berprestasi, termasuk hadiah umrah bagi insan kampus dengan dedikasi dan kinerja terbaik.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir Abd Rakhim Nanda ST MT IPU, mengatakan pemberian penghargaan menjadi bagian dari budaya kelembagaan yang terus dikembangkan untuk mendorong peningkatan mutu dan prestasi sivitas akademika.
“Selain sertifikasi, tentu ada reward yang menjadi budaya khusus Unismuh Makassar, yaitu memberikan penghargaan kepada lembaga maupun personal sumber daya manusia yang berprestasi,” ujar Rakhim usai kegiatan.
Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih Unismuh Makassar, termasuk masuk dalam sejumlah pemeringkatan internasional, merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
Karena itu, universitas memberikan apresiasi kepada individu maupun unit kerja yang berkontribusi dalam mendorong kemajuan institusi.
Pada peringatan Milad Ke-63 tahun ini, hadiah umrah diberikan kepada dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr Andi Luhur Prianto, serta tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nur Hidayat SE.
Sebelumnya, Unismuh Makassar juga menyerahkan hadiah umrah dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat Milad Ke-63. Saat itu, satu dosen dan satu mahasiswa terpilih sebagai penerima hadiah yang sama.
Rakhim berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kinerja, inovasi, dan prestasi pada masa mendatang.
Pemberian penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan terbaik sejalan dengan tema Milad Ke-63 Unismuh Makassar, yakni “Berkemajuan, Berdampak, Menuju Kampus Bereputasi Global dalam Spirit I-GIFt.”
Tema tersebut menegaskan bahwa upaya menuju universitas bereputasi global tidak hanya dilakukan melalui penguatan kerja sama internasional, peningkatan kualitas akademik, dan capaian pemeringkatan dunia, tetapi juga melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Dalam pidatonya, Rakhim menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang selama ini menjaga sinergi dan bekerja secara kolektif untuk memajukan Unismuh Makassar.
“Kerja tulus dan ikhlas, kerja keras dari bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian membawa institusi kita menjadi institusi seperti yang kita saksikan saat ini,” katanya.
Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga kekompakan serta menjalankan arah strategis universitas dengan integritas, keterbukaan, dan semangat kebersamaan.
Menurut Rakhim, budaya penghargaan merupakan instrumen penting dalam membangun budaya mutu dan budaya prestasi di lingkungan kampus.
Melalui sistem apresiasi tersebut, setiap dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata sivitas akademika diharapkan terus berkembang dan memperkuat langkah Unismuh Makassar menuju kampus bereputasi global.(**)







