RUANG.News, MAKASSAR — Produksi kolagen dan elastin yang berkurang setiap tahun, kerap menjadi masalah dalam sisi penampilan dan kecantikan wajah. Pasalnya, kondisi itu menyebabkan kulit menjadi kendur, muncul kerutan halus, serta kehilangan kekenyalannya.
Untuk mengatasi kondisi itu sekaligus menjawab kebutuhan perawatan pengencangan kulit yang efektif dan modern, Profira Clinic memperkenalkan teknologi Profira Intesity Focused Utrasound (PIFU) Tite.
Teknologi ini menjadi solusi pengencangan kulit tanpa pembedahan.
PIFU Tite juga memberikan berbagai manfaat penting. Antara lain; mengencangkan kulit yang kendur, memperbaiki kontur wajah, dan mengurangi kerutan halus.
Inovasi perawatan berbasis ultrasound ini, dapat merangsang produksi kolagen dan elastin hingga lapisan SMAS.
Teknologi ini memberikan hasil maksimal dalam mengencangkan kulit, memperbaiki kontur wajah, dan membantu mengurangi lemak di area tertentu.
Tak hanya itu, selain efektif dari sisi waktu dan biaya, PIFU juga memberikan hasil maksimal karena jangkauan teknologi yang digunakan mampu menyentuh area wajah tersulit seperti area bibir dan mata.
Kelebihan PIFU tersebut diungkapkan langsung dokter kecantikan dari Profira Clinic, dr Fifin Marini.
Menurutnya, metode yang diperkenalkan merupakan generasi yang terakhir dari PIFU teknologi. Tindakan ini juga memungkinkan untuk dilakukan pada semua jenis kulit.
“Proses perbaikan yang ada saat ini adalah dari coveragenya, yaitu pada saat kita melakukan penembakan. Kalau metode yang lama hanya mengenai satu kedalaman. Tapi dengan PIFU, dalam satu kali tembakan, itu di dua kedalaman, yaitu kedalaman 3,0 milimeter dan kedalaman 4,5 milimeter,” kata dr. Fifin.
“Teknologi ini juga dilengkapi dengan dot care. Karena pada kedalaman 1,5 milimeter, bisa 3,0 milimeter, bisa juga 4,5 milimeter, titik yang dihasilkan hanya berupa satu titik. Satu titik ini kita bisa lakukan penyesuaian di area yang sulit, seperti kelopak mata bagian bawah, kelopak mata bagian atas, area dahi, sekitar bibir dan mulut. Ini bagian yang sulit untuk dijangkau dengan alat yang lama,” paparnya.
“Jadi dengan alat yang baru, kita lebih memungkinkan tindakan yang lebih menyeluruh dengan ketebalan kulit yang lebih dahulu akan kita periksa karena untuk jenis kulit yang memiliki ketebalan sangat tipis, tentu kita akan kita lakukan pengawasan,” jelas dr. Fifin.
Lebih jauh dr. Fifin mengatakan, hasil dari penerapan PIFU teknologi akan beragam. Ada yang memang bisa langsung terlihat, dan ada yang hasilnya baru bisa terlihat dalam jangka waktu tertentu.
“Seperti yang kita lihat, ada hasil yang bisa terlihat secara langsung dan ada hasil yang terlihat dalam waktu tertentu. Untuk perawatan, jika belum pernah melakukan sama sekali itu awalnya dua hingga tiga kali berturut- turut dengan interval 1,5 hingga 2 bulan,” ujarnya.
“Nanti setelah ketiga dan keempat bisa jaraknya sekitar 5 hingga 6 bulan, bahkan setahun. Tergantung kecepatan derajat aging masing-masing individu,” paparnya.
dr. Fifin juga menyebut bahwa PIFU sebagai metode penyempurnaan dari yang lama, khususnya untuk daerah yang tidak terjangkau dengan alat yang lama.
Dokter Profira Clinic lainnya, dr. Aryani menambahkan bahwa theatment ini sangat bagus dilakukan mulai usia 30 tahun.
“PIFU sangat bagus mula dilakukan pada usia 30 tahun, dimana ketika tanda-tanda aging, seperti kerutan telah mulai terlihat,” kata dr. Aryani.
Untuk informasi, Untuk threatmen terbaru ini, menghadirkan promo menyambut 15 tahun Profira Clinic dengan konsep “Duo Tite — One Shoot for Dual Lifting”.
PIFU Tite menawarkan dua metode perawatan dalam satu alat, yaitu mode pengencangan (lifting & tightening), dan mode fat reduction (mengurangi lemak pada area wajah).(*)







