RUANG.NEWS MAKASSAR — Keuskupan Agung Makassar menggelar kegiatan doa bersama dan buka puasa lintas agama di Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido No. 14, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan serta sejumlah tokoh lintas agama dengan mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Merajut Persaudaraan Sejati untuk Indonesia Damai, Harmoni, dan Rukun.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel H. Aminuddin, Kepala Kemenag Kota Makassar H. Muhammad yang memimpin doa, unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar.
Ali Yafid mengatakan kegiatan lintas agama seperti ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Sulawesi Selatan.
“Apa yang selama ini kita sampaikan tentang toleransi, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama, hari ini benar-benar bisa kita lihat buktinya. Apalagi di bulan Ramadan ini, kegiatan umat beragama berjalan berdampingan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen merawat harmoni antarumat beragama bersama para tokoh agama dan lembaga keagamaan.
“Kami bersyukur harmoni antarumat beragama di Sulawesi Selatan terus terjaga berkat dukungan para tokoh agama, organisasi keagamaan, dan seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Ali Yafid juga menyampaikan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan saat ini berada pada angka 82,3 atau lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan.
“Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang sama. Karena itu kita harus saling menghormati, saling menjaga, dan merawat kehidupan bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Makassar, Fransiskus Nipa, menyampaikan salam persaudaraan kepada seluruh hadirin serta mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim yang tengah menunaikan Ramadan.
Menurutnya, kebersamaan dalam doa dan buka puasa bersama menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar.
“Pertemuan seperti ini menjadi kesempatan yang indah untuk mempererat persaudaraan dan membangun semangat toleransi. Kita semua memiliki komitmen bersama untuk terus menjaga dan meningkatkan indeks kerukunan serta toleransi di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan nilai kebersamaan tersebut sejalan dengan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan untuk membangun persatuan.(**)







