RUANG.NEWS MAKASSAR — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat kesiapan layanan kepelabuhanan untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berbagai langkah operasional disiapkan guna memastikan kelancaran arus penumpang yang diproyeksikan meningkat pada momentum mudik tahun ini.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai aspek pelayanan di seluruh pelabuhan yang dikelola di kawasan Indonesia Timur, khususnya pada terminal penumpang yang menjadi simpul utama mobilitas masyarakat selama musim mudik.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kami memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Abdul Azis, Senin (8/3).
Ia menjelaskan, selama periode Angkutan Lebaran, Pelindo Regional 4 akan mengoperasikan 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai pelabuhan di wilayah Indonesia Timur guna memastikan pelayanan berjalan lancar dan aman bagi pengguna transportasi laut.
Selain kesiapan infrastruktur, perusahaan juga memastikan standar keselamatan operasional tetap menjadi prioritas utama.
Pelindo turut melakukan transformasi pelayanan melalui peningkatan fasilitas terminal penumpang guna memberikan layanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Pada periode pelayanan sebelumnya, operasional terminal penumpang di wilayah Regional 4 tercatat berjalan baik tanpa adanya kecelakaan maupun korban jiwa selama masa pelayanan penumpang.
Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M Palesang, menambahkan bahwa perusahaan telah melakukan pemetaan terhadap pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama periode mudik Lebaran.
“Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat beberapa pelabuhan yang menjadi titik dengan arus penumpang terbesar, yakni Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate. Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” jelasnya.
Menurut Yusida, sejumlah langkah operasional telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, di antaranya optimalisasi fasilitas terminal, penguatan koordinasi dengan operator kapal, serta peningkatan pengaturan arus penumpang di area pelabuhan.
“Kami melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk operator kapal, KSOP, serta instansi terkait lainnya, agar seluruh proses pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelindo Regional 4 optimistis pelayanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M dapat berjalan lancar serta mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Indonesia Timur.(**)







