RUANG.NEWS MAKASSAR – Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode terbaru yang dipimpin Vonny Ameliani Suardi berlangsung di Hotel Gammara Makassar, Selasa (5/5/2026).
Acara ini menarik perhatian karena menghadirkan tiga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI dalam satu forum.
Ketiga Ketua Umum tersebut yakni Haris Pratama, Ali Hanafiah, dan Putri Khairunnisa. Kehadiran mereka dalam satu panggung dinilai sebagai momentum penting menuju penyatuan KNPI di tingkat nasional.
Selain itu, turut hadir pula Kadispora Sulsel, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Krtua DPRD Sulsel Rahman Pina, beberapa anggota DPRD Sulsel, Wakil Bupati Sinjai dan beberapa tokoh politik Sulsel lainnya.
Ketua Umum DPP KNPI, Ali Hanafiah, menyebut momen tersebut sebagai peristiwa langka sekaligus simbol kuat rekonsiliasi organisasi kepemudaan.
“Hari ini menjadi momentum bersejarah. Pelantikan KNPI Sulawesi Selatan mampu menghadirkan tiga Ketua Umum. Ini menandai semangat persatuan KNPI di Indonesia,” ujar Ali dalam sambutannya.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Ketua DPD KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Suardi, yang mampu merangkul berbagai pihak.
“Ini pencapaian luar biasa. Ketua DPD KNPI Sulsel berhasil menyatukan kami semua,” tegasnya.
Ali juga menekankan bahwa kehadiran para Ketua Umum mencerminkan komitmen bersama untuk mengakhiri perpecahan di tubuh KNPI.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi konflik yang tidak produktif. Saatnya pemuda bersatu dan berkontribusi untuk bangsa,” katanya.
Ia berharap momentum dari Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain agar KNPI di semua tingkatan berjalan solid dan produktif.
Lebih lanjut, Ali menegaskan komitmen KNPI untuk mendukung program pemerintah, termasuk agenda prioritas nasional.
“Kami siap mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama pembangunan desa dan penguatan ketahanan pangan,” jelasnya.
Ia juga mendorong pemuda untuk terlibat aktif dalam sektor strategis seperti pertanian, ekonomi desa, dan pengembangan koperasi.
“Pemuda harus mulai dari desa, menjadi petani milenial, dan ikut memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Ali menegaskan, dengan dukungan semua pihak, tidak ada lagi dualisme kepemimpinan KNPI di Sulawesi Selatan.
“Kehadiran kami menegaskan bahwa KNPI Sulsel sudah satu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sulsel yang baru dilantik, Vonny Ameliani Suardi, menyebut pelantikan ini sebagai kemenangan bersama seluruh organisasi kepemudaan (OKP) dan DPD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
“Ini kemenangan kita semua, seluruh OKP dan DPD tingkat II di Sulawesi Selatan,” katanya.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk perhatian Gubernur Sulsel terhadap gerakan kepemudaan.
Vonny juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRD Sulsel, di antaranya Ketua DPRD Andi Rahmatika Dewi dan Wakil Ketua DPRD Rahman Pina, serta berbagai tokoh yang hadir.
Menurutnya, KNPI ke depan harus melampaui kegiatan seremonial dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pemuda.
“KNPI harus hadir dengan program yang memberi manfaat langsung bagi pemuda,” tegasnya.
Ia menegaskan komitmennya membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang, baik dalam karier maupun peningkatan kapasitas diri.
“Saya maju bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk membuka peluang bagi anak muda,” ujarnya.
Vonny mengakui proses menuju pelantikan tidak mudah. Namun, dukungan dan loyalitas berbagai pihak memungkinkan KNPI Sulsel mencapai momentum persatuan.
“Insya Allah, saya akan membuktikan komitmen ini melalui kerja nyata dan program strategis,” pungkasnya.(**)







