RUANG.NEWS MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Training of Trainers (TOT) bagi calon Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Aula Prof. Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Kamis (7/4/2026).
Sebanyak 230 calon DPK mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) melalui Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat tersebut.
TOT ini menjadi tahap penting dalam mempersiapkan pelaksanaan KKN Gelombang 116 Tahun 2026. Para dosen pendamping nantinya akan mengarahkan mahasiswa selama menjalankan program pengabdian di berbagai daerah.
Direktur Transdiva Unhas, Sahriyanti Saad, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta pada kegiatan tahun ini. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menunjukkan komitmen dosen dalam mendukung transformasi pelaksanaan KKN Unhas.
“Tahun ini peserta yang hadir jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Ini menjadi pertanda adanya komitmen yang semakin kuat,” ujar Sahriyanti.
Ia menjelaskan, kegiatan TOT bertujuan menyamakan persepsi para calon DPK terkait pelaksanaan KKN sekaligus memberikan pemahaman mengenai kebijakan terbaru KKN Unhas 2026.
Menurut Sahriyanti, kesamaan pemahaman penting agar pelaksanaan KKN berjalan lebih terarah dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat, Syarifuddin Mabe Parenreng, memaparkan sejumlah kebijakan strategis dalam pelaksanaan KKN tahun ini.
Ia menegaskan bahwa KKN merupakan mata kuliah wajib dengan bobot 4 SKS. Namun, Unhas kini menerapkan pendekatan baru dalam penempatan mahasiswa.
“Kalau dulu mahasiswa langsung ditempatkan di lokasi KKN, sekarang mahasiswa memilih tema terlebih dahulu. Setelah itu, mereka ditempatkan di daerah yang membutuhkan tema tersebut,” jelas Syarifuddin.
Menurutnya, pola tersebut membuat program KKN lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mitra.
“KKN Unhas sekarang berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga program yang dijalankan lebih terukur dan berdampak langsung,” tambahnya.
Pada 2026, Unhas menetapkan sejumlah tema utama KKN tematik, di antaranya Desa Wisata, Keterbukaan Informasi Publik, Zero Waste, Ekonomi Sirkular, Digitalisasi Desa, Kesehatan, Hukum, Teknologi Tepat Guna, dan Persampahan.
Tema-tema tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan masyarakat sekaligus mendukung transformasi sosial berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian.
Para calon DPK KKN Gelombang 116 nantinya akan berperan penting dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.(**)







