RUANG.NEWS MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) mengukuhkan empat guru besar baru dalam Rapat Paripurna Senat Akademik Terbatas yang berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (11/5).
Pengukuhan tersebut turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas dan dihadiri Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, pimpinan Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga para profesor yang dikukuhkan.
Empat guru besar yang dikukuhkan masing-masing Prof Dr Samsu Arif MSi sebagai guru besar bidang Pemodelan Geospasial Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Dr A Masniawati SSi MSi sebagai guru besar bidang Bioteknologi Tumbuhan FMIPA, Prof drg Nurhayaty Natsir PhD SpKG-KR sebagai guru besar bidang Konservasi Gigi Restorasi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Prof drg Marhamah MKes SpKGA sebagai guru besar bidang Kedokteran Gigi Anak FKG.
Dalam sambutannya, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru besar atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan bagi kemajuan pendidikan tinggi serta pembangunan bangsa.
Menurutnya, guru besar tidak hanya menjadi simbol capaian akademik tertinggi, tetapi juga representasi kepemimpinan intelektual yang memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masyarakat.
“Unhas memiliki kekuatan sumber daya akademik yang sangat besar. Sudah saatnya kita tampil bukan hanya menyelesaikan masalah lokal, tapi juga nasional dan global,” ujarnya.
Prof Jamaluddin juga mendorong para guru besar untuk mengambil peran lebih luas dalam pengambilan kebijakan, pengembangan riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi publik.
Ia menilai perguruan tinggi saat ini dituntut lebih adaptif dan hadir sebagai pusat solusi atas berbagai persoalan bangsa yang semakin kompleks.
Menutup sambutannya, Prof Jamaluddin berharap para guru besar Unhas terus menjadi penggerak transformasi kampus yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjunjung tinggi etika akademik dan integritas ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.(**)







