RUANG.NEWS MAKASSAR – Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir di Lintasan Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/5/2026).
Ajang balap trek lurus bergengsi tersebut berlangsung selama dua hari dan sukses menarik ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.
Penutupan Kejurnas Drag Race 2026 turut dihadiri jajaran pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat dan daerah serta sejumlah tokoh otomotif nasional.
Ketua Harian IMI Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, bersama Kepala Bidang Roda 4 (Kabid R4) IMI Sulsel, A. Troy Martino, memimpin langsung rangkaian seremoni penutupan.
Kehadiran pengurus pusat dan daerah menunjukkan komitmen IMI dalam mendorong perkembangan olahraga otomotif di Indonesia Timur.
Komite Drag Race dan Bidang Mobil IMI Pusat juga mengawal langsung jalannya kompetisi untuk memastikan seluruh regulasi dan standar keselamatan berjalan maksimal.
Sejumlah pengurus IMI Sulsel, termasuk Sekretaris IMI Provinsi Sulsel dan Ketua OKK IMI Sulsel, turut hadir mendampingi panitia pelaksana.
Suasana lintasan semakin meriah dengan kehadiran pereli nasional, Rifat Sungkar.
Kehadirannya memberi motivasi tersendiri bagi para dragster muda yang tampil di ajang nasional tersebut.
Syaharuddin Alrif mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan putaran kedua Kejurnas Drag Race 2026 di Makassar.
“Kami bangga Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, dipercaya menjadi tuan rumah putaran kedua Kejurnas Drag Race 2026. Ini membuktikan kesiapan infrastruktur, kualitas panitia, dan besarnya antusiasme pembalap di Sulsel,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran IMI Pusat dan Rifat Sungkar menjadi energi positif bagi perkembangan dunia balap di Sulawesi Selatan, khususnya dalam mencetak pembalap muda berprestasi.
Sementara itu, Rifat Sungkar memuji kualitas lintasan dan performa para pembalap yang dinilai semakin kompetitif.
Menurutnya, ajang resmi seperti Kejurnas Drag Race sangat penting untuk menyalurkan bakat generasi muda sekaligus menekan balap liar di jalan raya.
“Kejurnas seperti ini menjadi wadah positif bagi anak muda untuk berkembang di jalur prestasi,” kata Rifat.
Pada putaran kedua ini, panitia mempertandingkan berbagai kelas utama dan pendukung dengan peserta dari sejumlah provinsi di Indonesia.
Seluruh rangkaian lomba, mulai dari sesi kualifikasi hingga final, berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
Tim juri IMI saat ini masih memverifikasi hasil akhir dari setiap kelas untuk menentukan perolehan poin nasional yang akan diakumulasi pada putaran berikutnya.(**)







