RUANG.NEWS MAKASSAR – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., resmi menahkodai Ikatan Alumni (IKA) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Badruddin Kaddas terpilih melalui kegiatan Tudang Sipulung yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam FAI UMI, Minggu (24/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang temu antara mahasiswa, alumni, dosen, dan pengelola program studi dalam memperkuat hubungan akademik, kelembagaan, dan kekeluargaan di lingkungan KPI FAI UMI.
Kegiatan Tudang Sipulung tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMI yang diwakili Wakil Dekan III, Surani, Ketua Program Studi KPI, Dr. Andi Hasriani, para dosen, alumni, serta ratusan mahasiswa KPI FAI UMI.
Dalam kegiatan tersebut, Badruddin Kaddas hadir sebagai salah satu narasumber. Kehadirannya tidak hanya sebagai alumni KPI, tetapi juga sebagai akademisi dan pimpinan perguruan tinggi yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Rektor II UIM Al-Gazali.
Terpilihnya Badruddin Kaddas sebagai Ketua IKA Prodi KPI FAI UMI menjadi momentum penting dalam memperkuat peran alumni.
IKA KPI diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi, komunikasi, dan kontribusi alumni bagi pengembangan program studi, peningkatan kapasitas mahasiswa, serta penguatan jejaring profesi di bidang komunikasi dan penyiaran Islam.
Badruddin Kaddas menyampaikan amanah tersebut akan dijalankan dengan semangat kebersamaan. Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk kembali memberi manfaat kepada almamater.
“Alumni tidak boleh jauh dari kampus. Alumni harus hadir sebagai mitra strategis bagi program studi, dosen, dan mahasiswa. IKA KPI harus menjadi ruang kolaborasi yang hidup, bukan hanya organisasi seremonial,” ujar Badruddin Kaddas.
Menurut Badruddin, tantangan lulusan KPI saat ini tidak hanya berada pada kemampuan berbicara, menulis, atau berdakwah.
Lulusan KPI juga perlu memahami manajemen media, literasi digital, produksi konten, etika komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan membaca kebutuhan masyarakat.
“Dunia komunikasi terus berubah. Karena itu, mahasiswa KPI perlu dibekali dengan kemampuan akademik, keterampilan praktis, dan karakter keislaman yang kuat. IKA KPI harus hadir membantu proses itu,” jelasnya.
Ketua Program Studi KPI FAI UMI, Dr. Andi Hasriani, menyampaikan Tudang Sipulung menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan dosen.
Ia menilai, kolaborasi lintas angkatan dapat memperkuat ekosistem akademik yang produktif di lingkungan KPI FAI UMI.
“Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi. Kami berharap kehadiran IKA KPI dapat memperkuat hubungan antara alumni, mahasiswa, dan dosen dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kolaboratif,” ujar Dr. Andi Hasriani.
Sementara itu, Wakil Dekan III FAI UMI, Surani, yang hadir mewakili Dekan Fakultas Agama Islam, turut mengapresiasi pelaksanaan Tudang Sipulung tersebut.
Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk menjaga tradisi akademik dan kekeluargaan di lingkungan fakultas.
Menurutnya, alumni merupakan bagian penting dari keberlanjutan perguruan tinggi.
Alumni dapat menjadi penghubung antara kampus dan dunia kerja, sekaligus menjadi contoh nyata bagi mahasiswa dalam membangun karier dan pengabdian di masyarakat.
Tudang Sipulung tersebut juga menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan alumni.
Para peserta mendapat kesempatan mendengar pengalaman, gagasan, dan pandangan dari para narasumber terkait arah pengembangan KPI di tengah perubahan dunia komunikasi.
Melalui forum tersebut, mahasiswa KPI diharapkan semakin memahami pentingnya membangun kapasitas sejak di bangku kuliah.
Mereka tidak hanya dituntut memahami teori komunikasi dan dakwah, tetapi juga perlu menguasai praktik produksi media, komunikasi publik, kepemimpinan organisasi, serta etika penyiaran Islam.
Terbentuknya kepengurusan IKA KPI di bawah kepemimpinan Badruddin Kaddas diharapkan menjadi awal penguatan gerakan alumni.
IKA KPI dapat berperan dalam membangun database alumni, memperluas jejaring kerja sama, membuka ruang magang, menghadirkan kelas inspirasi, serta mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan.(**)









