RUANG.NEWS MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali memperingati Milad ke-60 dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol optimisme kampus dalam menyongsong masa depan.
Salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut ialah peresmian jogging track dan penanaman pohon pucuk merah di lingkungan kampus, Sabtu (6/6/2026).
Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar Bakry, mengatakan usia 60 tahun menjadi momentum bagi kampus untuk memasuki fase pertumbuhan yang lebih besar.
“Usia 60 tahun bagi UIM kami analogikan seperti hiu Greenland yang dapat hidup hingga ratusan tahun. Jika dianalogikan dengan usia manusia tentu sudah tergolong sepuh, tetapi dalam analogi itu UIM justru baru akan mekar, insya Allah,” ujar Muammar.
Menurutnya, penanaman pohon pucuk merah mencerminkan harapan agar UIM terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Penanaman pucuk merah ini menjadi tafaul atau harapan bahwa di usia 60 tahun, UIM semakin berkembang,” katanya.
Pada momentum Milad ke-60, Muammar juga memaparkan capaian dan target pengembangan kampus.
Saat ini, UIM telah mengantongi akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali dan menargetkan peningkatan status menjadi Akreditasi Unggul.
“Dengan progres yang telah kami capai, termasuk akreditasi Baik Sekali, insya Allah kami akan terus meningkatkannya menjadi Akreditasi Unggul. Target itu sangat memungkinkan berdasarkan akumulasi nilai akreditasi perguruan tinggi yang kami miliki,” jelasnya.
Selain peningkatan akreditasi, UIM juga mempersiapkan sejumlah program akademik baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satunya ialah pembukaan Fakultas Kedokteran yang kini memasuki tahap persiapan asesmen lapangan.
“Saat ini kami menunggu proses asesmen lapangan untuk Fakultas Kedokteran. Kami juga menyiapkan program dokter serta beberapa program profesi lainnya. Artinya, kami berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Muammar menambahkan, pengembangan program studi akan difokuskan pada bidang-bidang yang memiliki prospek tinggi sehingga dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kami akan memilih program studi yang diharapkan menjadi destinasi akademik unggulan di UIM,” katanya.
Peringatan Milad ke-60 UIM juga ditandai dengan peresmian jogging track yang memiliki desain menyerupai angka enam.
Desain tersebut dipilih untuk merepresentasikan tanggal kelahiran UIM, yakni 6 Juni 1966.
“Kami meresmikan jogging track berbentuk angka 6 yang sesuai dengan hari kelahiran UIM, yaitu tanggal 6 bulan 6. Tahun ini UIM juga genap berusia 60 tahun. Empat angka enam itu kami simbolkan dalam desain jogging track,” jelas Muammar.
UIM membuka fasilitas jogging track tersebut untuk masyarakat umum sebagai bagian dari upaya menghadirkan sarana yang bermanfaat bagi sivitas akademika dan warga sekitar.
Milad ke-60 UIM Al-Gazali menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen kampus untuk terus berkembang melalui peningkatan mutu akademik, penguatan program studi, serta penyediaan fasilitas yang mendukung aktivitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.(**)







