RUANG.NEWS MAKASSAR – Islam Makassar (UIM) mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Hal ini dibuktikan dengan dibentuk dan disahkannya Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi Universitas Islam Makassar (PPKPT-UIM).
Pembentukan Satgas PPKPT ini merujuk pada regulasi kementerian terkait yang mewajibkan perguruan tinggi menjadi ruang yang aman dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), sebuah kebijakan dan Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk berdasarkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.
Satgas ini dibentuk untuk mencegah dan menangani kasus kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, serta intoleransi di lingkungan kampus.
Dalam pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PPKPT UIM ini, Rektor UIM menyampaikan bahwa kehadiran Satgas PPKPT bukan sekadar formalitas pemenuhan regulasi, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk menjaga moral dan integritas institusi pendidikan Islam.
“UIM adalah kampus tempat mencetak generasi berkarakter mulia (karimah). Tidak ada toleransi sedikit pun (zero tolerance) bagi pelaku kekerasan seksual, perundungan, maupun intoleransi di kampus ini. Satgas ini akan bekerja secara independen, objektif, dan berpihak pada keadilan,” tegas Rektor.
Sementara itu, Ketua Satgas PPKPT Dr. Marif, S.H., M.H., C.Med, mengungkap bahwa langkah awal yang akan dilakukan oleh timnya adalah melakukan sosialisasi masif ke setiap fakultas serta menyediakan kanal pengaduan berbasis digital yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor (whistleblower).
“Kami ingin memastikan seluruh mahasiswa tahu ke mana harus melapor tanpa rasa takut. Kami juga akan rutin mengadakan workshop pencegahan agar tindakan-tindakan negatif ini bisa diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Dengan hadirnya Satgas PPKPT ini, Universitas Islam Makassar diharapkan dapat terus menjadi pelopor kampus islami yang aman, nyaman, dan berprestasi di Indonesia Timur.(**)







