RUANG.NEWS MAKASSAR – Musyawarah Daerah (Musda) III Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan berlangsung singkat dan penuh semangat kebersamaan di Hotel Claro Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Dalam waktu kurang dari 30 menit, seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang hadir secara bulat menetapkan Andi Iwan Darmawan Aras sebagai Ketua DPD HNSI Sulawesi Selatan periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Bahkan, proses penetapan ketua hanya berlangsung sekitar 10 menit. Seluruh peserta Musda sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Andi Iwan Darmawan Aras tanpa adanya dinamika perebutan kursi ketua.
Wakil Ketua DPD HNSI Sulsel, Sultan Tajang, mengatakan dukungan aklamasi tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan pengurus cabang terhadap sosok Andi Iwan Darmawan Aras.
“Pak Andi Iwan Aras terpilih secara aklamasi karena seluruh DPC menginginkan beliau menjadi Ketua DPD HNSI Sulawesi Selatan. Ini bentuk dukungan penuh dan kepercayaan besar kepada beliau untuk membawa HNSI Sulsel lebih maju,” ujar Sultan Tajang.
Sekretaris Jenderal DPP HNSI, Lydia Assegaf, yang turut menghadiri Musda III HNSI Sulsel menyebut forum tersebut sebagai salah satu musyawarah daerah tercepat dalam sejarah organisasi.
“Ini merupakan Musyawarah Daerah yang sangat cepat dalam sejarah HNSI. Hanya dalam waktu sekitar 10 menit, seluruh peserta Musda telah mencapai kesepakatan dan memberikan kepercayaan penuh kepada Bapak Andi Iwan Darmawan Aras untuk memimpin DPD HNSI Sulawesi Selatan,” kata Lydia.
Menurut Lydia, terpilihnya Andi Iwan Darmawan Aras secara aklamasi bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga amanah besar untuk memperjuangkan kepentingan nelayan di Sulawesi Selatan.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta Musda yang mengedepankan semangat persatuan, kebersamaan, dan musyawarah mufakat sehingga proses pemilihan berjalan lancar dan demokratis.
Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DPD HNSI Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan komitmennya menjadikan HNSI sebagai wadah perjuangan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi nelayan dan masyarakat pesisir.
Ia mengungkapkan Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi maritim terbesar di Indonesia dengan jumlah nelayan mencapai lebih dari 500 ribu orang. Namun, masih banyak nelayan yang hidup dalam kondisi miskin dan miskin ekstrem.
Karena itu, kepengurusan HNSI Sulsel ke depan akan fokus memperjuangkan perlindungan hukum bagi nelayan, meningkatkan keselamatan saat melaut, memperluas akses pasar hasil perikanan, serta mendorong bantuan alat tangkap dan teknologi modern bagi nelayan maupun pembudidaya perikanan.
“Kami berkomitmen menjadi jembatan antara nelayan dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. HNSI harus hadir memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan nelayan dan masyarakat perikanan di Sulawesi Selatan,” tegas Andi Iwan Darmawan Aras.
Dengan dukungan penuh seluruh DPC, Andi Iwan Darmawan Aras kini mengemban amanah memimpin DPD HNSI Sulsel selama lima tahun ke depan.
Soliditas yang terlihat dalam Musda III HNSI Sulsel menjadi modal penting bagi organisasi untuk memperkuat perjuangan dan meningkatkan kesejahteraan ratusan ribu nelayan di Sulawesi Selatan.(**)







