RUANG.NEWS MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima kunjungan Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, di Kampus Unismuh Makassar, Rabu (17/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan kerja sama antara Unismuh Makassar dan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam berbagai bidang strategis.
Wakil Bupati Sidrap disambut jajaran pimpinan Unismuh Makassar, yakni Wakil Rektor I Prof Andi Sukri Syamsuri, Wakil Rektor II Dr Ihyani Malik, dan Wakil Rektor IV Dr Burhanuddin.
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Senat Lantai 17 Gedung Iqra Unismuh Makassar.
Kesepakatan itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan inovasi daerah.
Usai penandatanganan, Nurkanaah bersama rombongan meninjau Bank Sampah Unismuh Makassar untuk melihat langsung sistem pengelolaan sampah yang dikembangkan kampus melalui program kampus hijau dan penerapan ekonomi sirkular.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyaksikan proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan, pengumpulan, pencatatan hingga pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai mekanisme Bank Sampah Unismuh yang melibatkan sivitas akademika dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Bank Sampah Unismuh menjadi salah satu program unggulan kampus dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Melalui sistem tersebut, sampah tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat diolah dan memberikan manfaat ekonomi.
Nurkanaah mengapresiasi sistem pengelolaan sampah yang diterapkan Unismuh Makassar. Menurutnya, model tersebut layak menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mengembangkan program pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pengelolaan bank sampah seperti ini merupakan contoh yang sangat baik dalam mendukung kebersihan lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat. Pengalaman dan inovasi yang diterapkan di sini dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Sidrap,” ujar Nurkanaah dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Ia berharap kerja sama antara Pemkab Sidrap dan Unismuh Makassar dapat melahirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan ialah pengelolaan lingkungan berbasis edukasi, partisipasi masyarakat, dan penguatan nilai ekonomi.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, menyambut baik kerja sama tersebut.
Ia menilai kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap membuka ruang yang lebih luas bagi implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
“Kerja sama ini diharapkan memperkuat pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan,” katanya.
Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik, menambahkan bahwa kunjungan ke Bank Sampah Unismuh menunjukkan isu lingkungan dapat menjadi ruang kolaborasi konkret antara kampus dan pemerintah daerah.
Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan sistem yang terintegrasi, edukasi yang berkelanjutan, serta perubahan perilaku masyarakat yang melibatkan berbagai pihak.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengelolaan lingkungan yang berpotensi diterapkan di berbagai daerah.
Melalui kerja sama ini, Unismuh Makassar dan Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen mengembangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, inovasi daerah, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.(**)









