RUANG.NEWS MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus mengoptimalkan pasokan listrik dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan PLN terus memantau kondisi sistem kelistrikan dan mengoptimalkan seluruh sumber pasokan yang tersedia.
Sejumlah pembangkit juga mulai kembali beroperasi secara bertahap untuk meningkatkan daya mampu pasok.
“PLN terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pasokan listrik Sistem Sulbagsel. Saat ini, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem. Di saat yang sama, kami terus mendorong optimalisasi pembangkit lainnya agar daya mampu pasok semakin meningkat,” ujar Edyansyah, Senin (7/9).
Namun, sejumlah pembangkit masih membutuhkan proses optimalisasi. Kondisi tersebut membuat daya mampu pasok Sistem Sulbagsel belum sepenuhnya kembali normal.
Untuk mempercepat pemulihan, PLN terus berkoordinasi dan menangani pembangkit yang masih membutuhkan optimalisasi. PLN juga menyesuaikan pola operasi dengan kondisi sistem secara real time.
Di tengah keterbatasan daya mampu pasok, PLN tetap mengatur beban secara bertahap dan terukur.
Kebijakan tersebut menyesuaikan kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan di lapangan sehingga pola pengaturan beban dapat berubah mengikuti perkembangan sistem.
“Berbagai langkah mitigasi terus kami lakukan, baik melalui optimalisasi pembangkit, pengaturan pola operasi maupun percepatan penanganan pada fasilitas yang masih memerlukan optimalisasi. Kami memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan,” kata Edyansyah.
PLN menargetkan peningkatan daya mampu pasok agar kebutuhan pengaturan beban dapat terus diminimalkan.
Petugas PLN juga mempercepat penanganan dan pemulihan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.
PLN mengimbau masyarakat untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi kelistrikan dan wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal informasi resmi PLN.
Masyarakat juga dapat mengikuti WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.
“Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN akan terus all out mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar kondisi kelistrikan dapat kembali normal secepatnya,” tutur Edyansyah.(***)







