RUANG.NEWS MALINO – Lukman B. Kady optimistis meraih dukungan secara aklamasi dalam perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gowa.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Selatan itu mengklaim telah mengantongi 19 dari total 24 suara yang diperebutkan.
Dukungan tersebut terdiri atas 18 suara pimpinan kecamatan dan satu suara dari DPD II Partai Golkar Gowa.
Bermodal dukungan itu, Lukman optimistis menghadapi proses pemilihan sekaligus membawa Golkar Gowa kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.
Selain membidik kepemimpinan partai, Lukman menargetkan peningkatan perolehan kursi Golkar di DPRD Gowa pada pemilu mendatang.
Ia ingin membangkitkan kembali kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut melalui konsolidasi organisasi dan penguatan kader.
“Harapan kita, Golkar Gowa bisa bangkit kembali, membangun kejayaan seperti dahulu, dan menambah perolehan kursi di DPRD,” ujar Lukman.
Saat ini, Golkar memiliki empat kursi di DPRD Gowa.
Lukman ingin meningkatkan jumlah tersebut sekaligus memperluas keterwakilan partai di seluruh daerah pemilihan (dapil).
Menurutnya, setiap dapil memiliki peluang untuk menyumbangkan kursi bagi Golkar.
Karena itu, ia menekankan pentingnya strategi politik yang tepat, soliditas kader, serta pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Lukman menilai, upaya membesarkan Golkar Gowa membutuhkan kerja bersama seluruh elemen partai, mulai dari pengurus, kader hingga simpatisan.
Konsolidasi yang kuat dan kebersamaan menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2024–2029, Lukman menegaskan bahwa upaya membangun Golkar Gowa tidak cukup hanya dengan memenangkan kontestasi kepemimpinan.
Ia juga ingin memperkuat organisasi dan mendorong kader bekerja lebih optimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dengan klaim dukungan 19 dari 24 suara, Lukman optimistis proses pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Gowa dapat berjalan baik.
Ia berharap dukungan tersebut menjadi awal untuk memperkuat konsolidasi partai dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.(***)










