Menu ✖

Politik

Ismail Dinilai Layak Pimpin Golkar Makassar

badge-check

Mantan Ketua Harian Golkar Makassar yang saat ini Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail (IST) Perbesar

Mantan Ketua Harian Golkar Makassar yang saat ini Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail (IST)

RUANG.NEWS MAKASSAR – Nama Ismail mulai menjadi sorotan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Makassar.

Mantan Ketua Harian Golkar Makassar yang kini menjabat Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar itu dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar Bidang Hukum, Nurdin Tajir, menilai Ismail sebagai salah satu figur potensial untuk menggantikan Munafri Arifuddin atau Appi, yang sebelumnya memimpin Golkar Makassar.

Menurut Nurdin, ketua Golkar Makassar berikutnya harus memiliki kemampuan kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta kapasitas untuk membangun keseimbangan dengan pemerintahan.

“Setelah Pak Appi tidak lagi memimpin Golkar Makassar, tentu harus ada sosok yang bisa mengimbangi pemerintahan. Paling tidak, figur yang akan memimpin Golkar harus memiliki posisi di pemerintahan,” ujarnya.

Nurdin menyebut sejumlah nama yang berpotensi memimpin Golkar Makassar. Selain Ismail, ia menilai Andi Suharmika sebagai figur yang patut diperhitungkan.

Ia juga membuka peluang bagi kader lain, termasuk Aliyah, untuk ikut berkompetisi.

Meski demikian, Nurdin secara khusus menyoroti pengalaman Ismail dalam mengelola organisasi dan menjalankan tugas politik.

Ismail pernah menjabat Bendahara Umum dan Ketua Harian Golkar Makassar, serta memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD.

“Kalau melihat pengalaman, H. Ismail tentu sangat layak diperhitungkan. Dia pernah menjadi bendahara umum, kemudian ketua harian. Artinya, dia sudah memahami bagaimana kepemimpinan dan dinamika organisasi Partai Golkar,” jelasnya.

Selain pengalaman di internal partai, Nurdin menilai kiprah Ismail dalam memimpin organisasi olahraga KONI dan menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar turut memperkuat rekam jejak kepemimpinannya.

Ia menilai pengalaman tersebut menunjukkan kemampuan Ismail dalam mengemban tanggung jawab organisasi sekaligus menjalankan fungsi politik dan pemerintahan.

“Saya melihat kepemimpinan H. Ismail luar biasa. Dia anak muda yang tangguh dan memiliki bakat kepemimpinan. Sebagai sesama kader, saya melihat potensinya sangat besar. Karena itu, saya tidak ragu kalau berbicara soal kemampuan kepemimpinannya,” ungkap Nurdin.

Golkar Makassar Dinilai Kaya Kader Potensial

Nurdin menegaskan, Golkar Makassar memiliki banyak kader yang berpotensi menduduki posisi ketua.

Karena itu, ia menilai anggapan bahwa Golkar kekurangan kader untuk memimpin partai tidak tepat.

“Jangan mengatakan Golkar kekurangan kader di Kota Makassar. Kita punya segudang kader potensial. Ada H. Ismail, ada Andi Suharmika, dan tentu masih ada kader-kader lainnya. Silakan berkompetisi secara sehat,” tegasnya.

Ia juga mendorong Golkar memberi kesempatan lebih besar kepada kader muda untuk mengambil peran dalam kepemimpinan partai.

Sementara itu, kader senior diharapkan tetap memberikan dukungan, arahan, dan pendampingan agar proses regenerasi berjalan dengan baik.

“Kalau sekarang saatnya kader muda memimpin, berikan kesempatan kepada mereka. Kita yang lebih senior tinggal mendukung dari belakang. Kalau ada kekurangan, kita ingatkan dan arahkan. Saya melihat H. Ismail memiliki potensi luar biasa,” tambahnya.

Menjelang Musda Golkar Makassar, Nurdin secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Ismail.

Ia menilai pengalaman Ismail di organisasi partai, DPRD, dan KONI menjadi modal penting untuk memimpin Golkar Makassar ke depan.

“Terus terang, saya mendorong H. Ismail. Saya melihat anak ini memiliki potensi yang luar biasa. Tidak mungkin dia diberikan tanggung jawab memimpin KONI kalau tidak memiliki kemampuan. Pengalamannya sebagai bendahara juga sudah membuktikan kapasitas dan kemampuannya,” tutupnya.

Dukungan tersebut menempatkan Ismail sebagai salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam dinamika menjelang Musda DPD II Partai Golkar Kota Makassar.

Namun, keputusan mengenai kepemimpinan partai tetap akan mengikuti mekanisme dan proses Musda yang berlaku.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Patarai Amir Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Maros, Siapkan 70 Persen Wajah Baru

2 Nov 2026 - 19:23 WITA

Patarai Amir Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Maros, Siapkan 70 Persen Wajah Baru

Ismail Turun Langsung Bantu 16 KK Korban Kebakaran Rappokalling

2 Nov 2026 - 17:49 WITA

Ismail Turun Langsung Bantu 16 KK Korban Kebakaran Rappokalling

Dasco Minta Kader Gerindra Kompak Hadapi Pemilu 2029

2 Nov 2026 - 17:00 WITA

Dasco Minta Kader Gerindra Kompak Hadapi Pemilu 2029

Lukman B Kady Optimistis Aklamasi, Bidik Tambahan Kursi Golkar di Gowa

1 Nov 2026 - 10:37 WITA

Lukman B Kady Optimistis Aklamasi, Bidik Tambahan Kursi Golkar di Gowa

Armin Mustamin Ingatkan Kader Golkar Sulsel, Jabatan Bukan Tujuan Akhir

31 Okt 2026 - 16:25 WITA

Armin Mustamin Ingatkan Kader Golkar Sulsel, Jabatan Bukan Tujuan Akhir
Trending di Politik